Monyet Liar Masuk Permukiman Bantul, BKSDA Siapkan Perangkap
Monyet ekor panjang berkeliaran di permukiman Grojokan, Bantul selama 2 pekan. Warga resah dan BKSDA akan memasang perangkap.
Ilustrasi tarif parkir - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Kajian pemetaan kantong parkir di Pansela memasuki tahap akhir. Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul menyiapkan kebijakan baru untuk mendukung pergerakan wisatawan yang diprediksi meningkat pesat.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Bantul, Toto Pamudji, menjelaskan kajian tersebut baru saja memasuki tahap paparan awal dan kini sedang diperiksa lebih detail oleh timnya. Fokusnya adalah mengidentifikasi lokasi-lokasi yang dapat dikembangkan menjadi kantong parkir terpadu untuk mendukung penataan kawasan itu.
“Kami sedang memetakan area-area mana yang potensial dijadikan kantong parkir. Ketika semua proyek infrastruktur selesai di kawasan selatan Bantul, pergerakan kendaraan tentu akan meningkat, dan itu butuh fasilitas pendukung yang optimal," katanya, Rabu (19/11/2025).
Ia menyampaikan bahwa kajian ditargetkan selesai dalam waktu dekat ini dan akan dipublikasikan setelah final. Kajian ini akan menjadi rujukan resmi Dishub dalam menetapkan kebijakan penataan dan pengelolaan parkir di wilayah selatan.
"Prosesnya masih cukup panjang, kami juga harus petakan lokasi yang potensial serta status lahannya," ungkap dia.
Toto menambahkan bahwa sejumlah kantong parkir yang sudah beroperasi di Pansela saat ini dikelola oleh kelompok masyarakat, tetapi izinnya tetap berada di bawah kewenangan Dishub.
“Pengelolaan retribusi dilakukan oleh warga, tapi mereka bertanggung jawab kepada kami. Izin tetap dikeluarkan Dishub,” katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Bantul, Singgih Riyadi, mengatakan pihaknya juga mengatur tarif parkir insidentil di wilayah selatan lantaran keberadaan acara (event) yang cukup marak di kawasan itu. Hal itu merujuk Perda Bantul No. 7 Tahun 2024 tentang Perparkiran yang mengatur secara khusus ketentuan tarif parkir di seluruh wilayah Bantul.
“Untuk event tertentu, tarif parkir insidentil dapat diberlakukan sesuai regulasi. Ketentuan teknis tersebut saat ini sedang difinalisasi dalam Peraturan Bupati sebagai turunan dari Perda," jelasnya.
Menurut Singgih, kawasan Pansela merupakan pusat pergerakan wisatawan di Bantul. Aktivitas wisata ini memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir.
“Jumlah pengunjung yang besar tentu berdampak pada besarnya PAD parkir. Hingga Oktober, pergerakannya masih kami pantau dan target tahun ini sudah tercapai. Mudah-mudahan sampai akhir tahun bisa melampaui,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Monyet ekor panjang berkeliaran di permukiman Grojokan, Bantul selama 2 pekan. Warga resah dan BKSDA akan memasang perangkap.
Boy Thohir mendorong kerja sama pendidikan Indonesia-Cina melalui program beasiswa. Tahun depan, KIKT dan YWBPI berencana memperluas kampus tujuan.
Banjir bandang dan longsor di perbatasan Nepal-Tiongkok menewaskan 633 orang dan membuat hampir 3.000 orang hilang. Gletser runtuh diduga menjadi pemicu bencana
Lingling Kwong dinobatkan sebagai Wanita Tercantik Dunia 2026 setelah meraih lebih dari 22 juta suara. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Gen Z mulai tertarik pada aplikasi pengirim pesan yang sengaja memperlambat komunikasi dengan konsep merpati virtual. Apa alasannya?
Jay Idzes dinyatakan pulih sepenuhnya dan bisa dimainkan Sassuolo saat menghadapi Torino pada pekan kedua Liga Italia 2026-2027.