Kelok 23 Dibuka, Bupati Bantul Ingatkan Warga Jangan Dirikan Bangunan Liar
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.
Skrining TBC - Ilustrasi Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan Bantul menyatakan, kasus tuberkulosis (TBC) di wilayahnya per 25 November 2025 tercatat mencapai 1.142. Kondisi ini sedikit menurun dibandingkan 2024 lalu dengan 1.495 penderita dengan 28 persen di antaranya merupakan anak balita atau mencapai 418 anak.
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Bantul, Samsu Aryanto menjelaskan, 1.142 penyintas TBC itu terdiri dari 633 laki-laki dan 509 perempuan. Kasus pada kelompok usia muda masih menonjol dengan sebanyak 358 pasien merupakan anak usia 0–14 tahun, sementara 784 lainnya berada di atas usia 14 tahun.
"Tren kasus TBC ini perlu diwaspadai meski cenderung lebih rendah dibanding tahun sebelumnya," kata Samsu, belum lama ini.
Diketahui TBC disebabkan infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menular melalui udara saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Samsu menjelaskan faktor risiko yang membuat seseorang lebih rentan, mulai dari daya tahan tubuh menurun akibat HIV/AIDS dan diabetes, kekurangan gizi, usia lanjut atau sangat muda, hingga kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol.
Ia menambahkan, pencegahan dapat dilakukan melalui vaksinasi Bacille Calmette-Guerin (BCG) pada bayi, penggunaan masker saat sakit, memastikan ventilasi rumah memadai, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. “Kalau dideteksi dini dan pengobatannya tepat, TBC bisa sembuh,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Tri Widiyantara mengatakan upaya penanggulangan TBC sedang diperkuat melalui penyusunan rencana aksi daerah (RAD) bersama lintas organisasi perangkat daerah di wilayahnya. Dokumen tersebut akan menjadi panduan percepatan eliminasi TBC di Bantul.
“Rencana aksi daerah ini mengoordinasikan berbagai program antar sektor agar lebih sinergis dan efektif dalam penanggulangan TBC,” kata Agus. Selain itu, RAD juga akan menjadi instrumen pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program TBC di lapangan, sekaligus mendukung target eliminasi TBC nasional pada 2030.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.
Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka pengeroyokan Bambang Setiawan. Polisi mengungkap motif dan peran masing-masing pelaku.
Imigrasi Kualanamu mendalami dugaan keterkaitan dua WNA China dengan sindikat online scam setelah keduanya sempat didetensi Imigrasi Banda Aceh.
MV Haida tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin membawa 69 korban selamat kecelakaan Virgo Transport 8 untuk mendapat perawatan.
Sebanyak 49 korban selamat Virgo Transport 8 tiba di Banjarmasin. Total 103 orang telah dievakuasi, enam di antaranya meninggal.
Jaecoo J5 menjadi mobil listrik terlaris di Indonesia hingga Agustus 2026 dengan 23.359 unit, mengungguli BYD Atto 1.