Sri Sultan Tegaskan Nilai Luhur Jadi Arah Pembangunan Bantul
Sri Sultan HB X menegaskan pembangunan Bantul harus berlandaskan nilai luhur dan kepemimpinan berintegritas pada Hari Jadi ke-195 Kabupaten Bantul.
Petugas menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Cimahi, Jawa Barat. ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul terus melakukan penyesuaian dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini bertambah menjadi 86 unit dari target awal 84 unit. Penambahan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi insiden keracunan maupun Kejadian Luar Biasa (KLB).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bantul, Hermawan Setiaji, mengatakan tambahan SPPG dibutuhkan untuk membagi beban penyediaan porsi harian.
“Karena pengurangan layanan itu, otomatis jumlah SPPG bertambah. Hingga hari ini sudah 86,” ujarnya, Jumat (6/12).
Sebelumnya, satu SPPG dapat menangani hingga 3.000 porsi. Setelah evaluasi, kapasitas tersebut diturunkan menjadi 2.500 porsi per unit. Hermawan menyebut langkah ini penting untuk menjaga kualitas makanan sekaligus memastikan distribusi tidak terhambat.
“Dalam evaluasi kemarin, distribusi sempat lambat karena porsinya terlalu banyak. Dengan pengurangan jumlah porsi, SPPG diharapkan lebih fokus sehingga kualitas terjaga,” katanya.
Ia menegaskan, penyesuaian kapasitas dilakukan sebagai strategi pencegahan agar tidak terjadi kasus kesehatan yang tidak diinginkan.
“Tujuannya tentu untuk mencegah keracunan atau KLB,” tegasnya.
Saat ini pemerintah daerah masih berupaya mempercepat operasional seluruh SPPG. Namun, Hermawan menyampaikan bahwa tiap unit tetap harus mengantongi Surat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebelum beroperasi penuh.
“Prinsipnya kami mempercepat, bukan mempermudah. Jika SPPG sudah memenuhi persyaratan, SLHS akan segera diterbitkan,” jelasnya.
Dari total 86 SPPG, sebanyak 57 unit telah mulai menyajikan makanan kepada penerima manfaat. Sementara 29 unit lainnya masih menyelesaikan proses perizinan.
“Dari yang sudah beroperasi, baru 10-an SPPG yang memiliki SLHS. Yang lain, karena sudah beroperasi tentu paralel ya,” imbuh Hermawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menegaskan pembangunan Bantul harus berlandaskan nilai luhur dan kepemimpinan berintegritas pada Hari Jadi ke-195 Kabupaten Bantul.
Dugaan jual beli seragam di SMPN 1 Jetis di Bantul diadukan ke ORI DIY. Dikpora Bantul menyebut sekolah tidak terlibat dalam pengadaan seragam.
Kabinet Merah Putih memaparkan 12 capaian strategis hingga Juli 2026, mulai dari ketahanan pangan, energi, BUMN, hingga pasar karbon.
KPK mengangkut dua mobil sitaan dari Pendopo Bupati Lombok Barat dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap proyek senilai Rp12,4 miliar.
PSIM Jogja merekrut Adrian Dalmau, eks pemain akademi Real Madrid yang diproyeksikan mempertajam lini depan pada musim 2026/2027.
Sekolah Rakyat Kulonprogo mulai beroperasi pada 31 Juli 2026 meski pembangunan fisik belum sepenuhnya rampung.