Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul memperkuat peningkatan mutu pendidikan melalui program Bocah Pinter, yang digagas untuk menyiapkan generasi cerdas dan siap menghadapi tantangan digital.
“Pemkab menaruh perhatian besar untuk peningkatan kualitas pendidikan. Harapannya dengan program Bocah Pinter, maka anak-anak di Gunungkidul bisa semakin cerdas dan memiliki pendidikan yang tinggi,” kata Mbak Endah, sapaan akrabnya, Senin (8/12/2025).
Menurut dia, tantangan zaman menjadi semakin kompleks karena cepatnya digitalisasi yang terlihat dari transformasi teknologi. Di sinilah berbagai tantangan sosial muncul dan menjadi semakin rumit.
Oleh karena itu, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, dan salah satunya bisa dipersiapkan dengan memberikan bekal pendidikan yang mumpuni dan layak. “Untuk meningkatkan mutu pendidikan tidak boleh terus terjebak pada pola lama yang dapat menghambat percepatan layanan di masyarakat. Jadi, upaya inovasi harus terus dilakukan dan harapannya program Bocah Pinter yang disiapkan bisa menjadi solusi dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Di sisi lain, Bupati juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan atas dedikasi mereka dalam memajukan dunia pendidikan di Gunungkidul. Ia mengajak seluruh jajaran untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih ikhlas demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkarakter.
“Menghadapi tantangan global, maka generasi muda harus benar-benar dipersiapkan dengan baik,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, Nunuk Setyowati, mengatakan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan serta karakter anak-anak, pihaknya sudah banyak melaksanakan berbagai kegiatan. Selain melengkapi sarana dan prasarana dalam pemenuhan kebutuhan layanan pendidikan, juga ada bantuan dan penghargaan dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar untuk siswa berprestasi.
Selain itu, pihaknya juga sudah memberikan Beasiswa Gunungkidul Cerdas yang diterima oleh 468 anak. Rinciannya, sebanyak 178 anak SD dan 290 anak SMP, dengan total beasiswa Rp234 juta. “Kami juga ada Beasiswa Prestasi yang diberikan kepada 50 anak SMP dengan total Rp25 juta,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Uji materi syarat ahli waris dalam pengusulan Pahlawan Nasional HB II diajukan ke MK karena dinilai hambat proses sejarah.
Universitas Oxford kembangkan vaksin Ebola Bundibugyo gunakan teknologi ChAdOx1. Simak proses riset, strategi produksi, dan metode vaksinasi yang akan diterapka
Kaspersky ungkap phishing baru menggunakan QR Code ASCII yang meningkat 5 kali lipat pada 2025 dan mampu menembus sistem keamanan email modern.
GMS Bantul fokus lengkapi izin rumah ibadah usai polemik pembubaran ibadah di Sewon. Pemkab tegaskan larangan intimidasi dan dorong penyelesaian sesuai aturan.
MotoGP berencana terapkan aturan satu motor mulai 2027 demi efisiensi biaya. Simak dampaknya terhadap strategi balap dan nasib prosedur flag-to-flag.