Gunungkidul Bidik Nilai A SAKIP, Bupati Dorong Reformasi Birokrasi
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Proses pengecekan kondisi Bus AKAP di Terminal Semin untuk persiapan armada angkutan selama libur natal dan tahun baru. Senin (22/12/2025)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tim gabungan Dishub dan Satlantas Polres Gunungkidul menemukan bus AKAP tanpa izin trayek saat ramp check di Terminal Semin, Senin (22/12/2025).
Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan dan keamanan armada angkutan penumpang menjelang lonjakan arus mudik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Irawan Jatmiko, menjelaskan bahwa secara fisik dan sistem pengoperasian, mayoritas bus yang diperiksa secara acak dinyatakan layak jalan. Namun, petugas menemukan pelanggaran administratif yang cukup serius.
Petugas mendapati sebuah bus AKAP yang dioperasikan di wilayah Gunungkidul, padahal tidak memiliki izin trayek ke Bumi Handayani.
“Satu nomor polisi bus hanya boleh memiliki satu izin trayek operasi. Bus ini ditemukan beroperasi tidak sesuai jalur izinnya, maka ini menjadi catatan keras kami,” ujar Irawan di sela-sela kegiatan, Senin siang.
Dishub akan melaporkan temuan tersebut kepada Perusahaan Otobus (PO) yang bersangkutan. Pengelola diminta segera mengganti armada dengan bus yang memiliki izin resmi sesuai rute trayek Gunungkidul.
Senada dengan Irawan, Kanit Kamsel Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Wartana, menegaskan bahwa pengecekan fisik seperti fungsi rem, lampu, dan ban tidak menunjukkan masalah berarti. Namun, sisi administratif sopir masih menjadi rapor merah.
Dalam pemeriksaan tersebut, polisi menemukan adanya pengemudi bus yang tidak mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai dengan ketentuan golongan kendaraannya.
“Kami sudah sampaikan hasil pengecekan tersebut dan meminta pihak PO segera memperbaikinya sesuai ketentuan. Keselamatan penumpang adalah hal utama yang tidak bisa ditawar,” tegas Ipda Wartana.
Ramp check ini merupakan langkah preventif kepolisian dan pemerintah daerah untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode libur panjang. Petugas terus mengingatkan para awak bus agar tertib berlalu lintas, mulai dari kesiapan mesin hingga kelengkapan dokumen perjalanan.
“Pemeriksaan ini bagian dari upaya memastikan keselamatan publik. Kondisi bus yang layak jalan harus dibarengi dengan administrasi yang sah,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Donny Damara dan Dimas Aditya mengungkap tantangan syuting film Munafik Indonesia, termasuk mantra Jawa kuno dan bacaan Al Quran.
Presiden Prabowo menyebut digitalisasi bansos telah berjalan di 153 kabupaten/kota dan menjangkau lebih dari 3 juta keluarga.
Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa M7,7 di NTT dan menyiapkan bantuan.
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Jogja-Wates, Bantul, Sabtu pagi. Dua pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah tertabrak bus.
Suzuki mulai menyerahkan XL7 terbaru kepada konsumen. Pesanan mencapai lebih dari 1.300 unit dalam 16 hari sejak diluncurkan.