Kasus Daycare Little Aresha Jogja: 32 Anak Divisum, Ini Tujuannya
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Ilustrasi traveling/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY mencatat hotel-hotel di Kota Jogja mengandalkan pola last minute booking selama libur Natal dan Tahun Baru 2025, seiring turunnya daya beli masyarakat yang memengaruhi perilaku wisatawan.
Wakil Sekretaris PHRI DIY, Wahyu Wikan Trispratiwi, menuturkan bahwa okupansi hotel di Kota Jogja mulai menunjukkan pergerakan positif setelah 25 Desember 2025. Namun, ia mencatat pola perilaku wisatawan tahun ini cenderung melakukan pemesanan dalam waktu yang sangat singkat menjelang hari menginap.
“Dua hari sebelum Natal itu okupansi masih belum terlihat penuh, tapi mendekati hari H [Natal] akhirnya bisa mencapai 100 persen. Polanya memang didominasi last minute booking,” jelas Wikan, Selasa (30/12/2025).
Saat ini, rata-rata okupansi hotel di Kota Jogja berkisar di angka 80 persen. Meski demikian, hotel-hotel di kawasan "Ring Satu" seperti area Malioboro dan hotel yang terintegrasi dengan pusat perbelanjaan mencatatkan angka lebih tinggi, yakni mencapai 90 hingga 100 persen.
Wikan mengakui bahwa momentum Nataru tahun ini relatif stabil jika dibandingkan dengan tahun lalu. Perbedaan signifikan justru terlihat pada harga kamar. Demi menyesuaikan dengan kondisi ekonomi konsumen, banyak hotel menerapkan harga yang lebih kompetitif.
“Yang membedakan adalah harga kamar. Tahun ini harga kamar cenderung lebih rendah karena daya beli masyarakat menurun,” ungkapnya.
Terkait kebijakan tarif, masing-masing hotel menerapkan strategi penyesuaian harga berdasarkan permintaan (demand). Wikan menegaskan bahwa kenaikan harga tetap dibatasi oleh public rate masing-masing manajemen, sehingga tidak ada kenaikan yang seragam antarhotel.
Untuk memeriahkan malam pergantian tahun, sejumlah hotel bintang empat dan lima telah menyiapkan paket makan malam khusus dan hiburan live music. Paket-paket ini telah dipasarkan jauh-jauh hari sebagai daya tarik utama bagi wisatawan domestik.
Meski demikian, PHRI DIY memastikan seluruh anggotanya mematuhi kebijakan pemerintah dan kepolisian mengenai larangan penyalaan kembang api.
“Kami mendukung imbauan dan larangan dari pemerintah maupun kepolisian. Para anggota PHRI akan bersikap bijak dan patuh terhadap aturan tersebut demi kenyamanan bersama,” pungkas Wikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.
Catcrs menggandeng market maker dan broker institusional untuk memperkuat likuiditas dan stabilitas perdagangan aset digital.
Arema FC menang 3-1 atas PSIM Yogyakarta di laga terakhir BRI Super League 2026. Joel Vinicius cetak gol cepat menit ke-2.
Operasi gabungan di Bantul mengamankan 2.060 batang rokok ilegal tanpa pita cukai di Pleret dan Banguntapan.