Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi Ujian Nasional SD
Harianjogja.com, JOGJA— DIY kembali menegaskan status Kota Pelajar setelah menempati peringkat pertama nasional pada indikator literasi dan numerasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025.
Capaian ini mempertegas kualitas pendidikan di "Kota Pelajar" yang mampu mengungguli provinsi besar lainnya seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Data TKA 2025 menunjukkan performa luar biasa siswa DIY pada dua mata pelajaran krusial:
- Bahasa Indonesia (Literasi): DIY meraih rata-rata skor 65,89, tertinggi di Indonesia. Posisi ini disusul oleh DKI Jakarta (63,39), Jawa Tengah (61,56), dan Jawa Timur (59,84).
- Matematika (Numerasi): DIY kembali memimpin dengan skor rerata 43,09, berada di atas DKI Jakarta (40,18), Jawa Tengah (39,16), dan Jawa Timur (38,15).
- Bahasa Inggris: DIY mencatatkan nilai kompetitif sebesar 30,00, menempati posisi kedua nasional di bawah DKI Jakarta (33,23) dan unggul atas Jawa Tengah (26,78).
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Suhirman, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen pendidikan yang telah bekerja keras meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah.
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses peningkatan mutu pendidikan di Jogja, terutama pada penguatan literasi dan numerasi di satuan pendidikan," ujar Suhirman, Jumat (2/1/2026).
Menurutnya, hasil TKA ini harus menjadi momentum untuk memperkokoh citra Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan. Kepercayaan publik terhadap kualitas sekolah di DIY diharapkan terus meningkat seiring dengan prestasi yang diraih.
Meski unggul telak di bidang Bahasa Indonesia dan Matematika, Pemda DIY mencatat adanya ruang perbaikan, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Inggris untuk mengejar ketertinggalan tipis dari DKI Jakarta.
"Kita tidak boleh berpuas diri hanya dengan hasil TKA ini. Prestasi ini adalah modal, namun kerja keras untuk terus berinovasi tidak boleh berhenti di sini," tegas Suhirman.
Ke depannya, Disdikpora DIY akan memprioritaskan program peningkatan kompetensi siswa agar siap bersaing di kancah global tanpa kehilangan akar budaya lokal. Sinergi antara guru, siswa, orang tua, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam melahirkan generasi unggul dari Bumi Mataram.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Rusia menyerahkan 528 jenazah tentara kepada Ukraina dalam proses repatriasi terbaru di tengah perang yang masih berlangsung.
Erupsi Gunung Semeru disertai awan panas guguran, kolom abu 1.000 meter, status tetap Level III Siaga.
Pakar Hukum Tata Negara Unej meminta BK DPRD Jember memberi sanksi tegas kepada legislator yang bermain gim saat rapat.
Tiket laga kandang terakhir PSIM Jogja vs Madura United di SSA Bantul habis terjual, 8.500 suporter siap padati stadion.
Sebanyak 11 pemain masuk nominasi IBL Sportsmanship Award 2026 berkat permainan bersih sepanjang musim reguler IBL.