Lansia di Jogja Jadi Tantangan Penerapan Identitas Digital
Dukcapil Kota Jogja memperkirakan 30% warga masih kesulitan menggunakan IKD, terutama lansia yang belum terbiasa dengan teknologi digital.
Ilustrasi ISPA - FReepik
Harianjogja.com, JOGJA–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja mencatat adanya peningkatan jumlah kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada September–Oktober 2025. Meski terjadi lonjakan signifikan pada periode tersebut, Dinkes memastikan kondisi berbeda terjadi pada awal 2026, di mana tren kasus kembali landai.
Pada masa September–Oktober 2025, jumlah kasus ISPA tercatat mencapai sekitar 3.000 kasus per minggu. Angka tersebut meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan rata-rata laporan kasus mingguan di Kota Jogja.
Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Dinkes Kota Jogja, Lana Unwanah, mengatakan peningkatan tersebut terlihat jelas dari kemunculan sejumlah klaster penyakit di beberapa sekolah.
“Tren peningkatan mulai terlihat sekitar pertengahan September–Oktober 2025. Ada beberapa klaster di beberapa sekolah,” ujarnya, Sabtu (10/1/2026).
Menurut Lana, klaster ISPA di sekolah terbentuk akibat banyaknya siswa yang mengalami gangguan pernapasan dalam waktu berdekatan. Ia menjelaskan, masa inkubasi penyakit yang relatif singkat—sekitar satu hingga dua hari—berpotensi membuat penularan berlangsung dengan cepat. Selain itu, cuaca ekstrem yang terjadi pada periode tersebut juga diduga memperburuk kondisi dan mempercepat peningkatan jumlah kasus.
Meski demikian, Lana menegaskan bahwa tidak terjadi lonjakan kasus ISPA pada awal tahun 2026. Kondisi saat ini disebut cukup terkendali dan jumlah penderita cenderung stabil.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga daya tahan tubuh, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan saat mengalami gejala seperti batuk, pilek, demam, atau sesak napas.
Dinkes Kota Jogja juga terus melakukan pemantauan intensif serta langkah-langkah pencegahan melalui puskesmas dan sekolah untuk menekan risiko penularan ISPA di masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dukcapil Kota Jogja memperkirakan 30% warga masih kesulitan menggunakan IKD, terutama lansia yang belum terbiasa dengan teknologi digital.
Kaspersky mengingatkan pentingnya melakukan putus digital setelah hubungan berakhir. Simak langkah-langkah melindungi akun, data pribadi, dan privasi dari akses
Timnas Indonesia vs Kamboja: Kemenangan bawa Garuda naik ke peringkat 117 FIFA dan jaga asa lolos semifinal Piala AFF 2026.
Xiaomi rilis update keamanan Juli 2026 untuk 58 perangkat. Cek daftar HP yang kebagian update dan segera pasang untuk perlindungan data Anda!
UAD membuka lowongan kerja dosen tetap dan tenaga kependidikan 2026. Tersedia 19 formasi di Fakultas Hukum, Kedokteran, administrasi, dan sistem administrator.
Kraton Yogyakarta mendorong museum bertransformasi menjadi ruang belajar yang interaktif dan inklusif bagi anak-anak melalui penyelenggaraan Gya!Dolan Sesarenga