PSIM vs Madura United Malam Ini, 302 Personel Disiagakan di SSA Bantul
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.
Kantor BPBD Bantul./ Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan puluhan pohon tumbang di delapan kapanewon Bantul, Senin (12/1/2026) sore. Kerugian ditaksir belasan juta rupiah.
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Wilayah yang terdampak meliputi Kapanewon Srandakan, Pajangan, Sedayu, Pandak, Bantul, Pleret, Piyungan, dan Sewon.
“Dampak paling banyak yaitu berupa pohon tumbang akibat hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang,” kata Antoni, Selasa (13/1/2026).
Rincian Kerusakan dan Estimasi Kerugian
Berdasarkan data terbaru BPBD Bantul, cuaca ekstrem ini mengakibatkan kerusakan pada berbagai sektor, di antaranya:
- 14 titik rumah warga.
- 9 titik akses jalan (terhambat pohon tumbang).
- 9 titik jaringan listrik.
- Fasilitas umum: Satu masjid, satu pekarangan, satu aliran sungai (akibat rumpun bambu), dan satu kandang ternak.
Total estimasi kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp11,9 juta. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini.
Antoni menjelaskan, laporan awal diterima BPBD Bantul pada pukul 17.00 WIB dan tim langsung bergerak melakukan penanganan bersama unsur terkait.
“Unsur yang terlibat antara lain BPBD Bantul, Tagana, PLN, FPRB kalurahan, relawan, komunitas, lembaga terkait, serta warga setempat,” ujarnya.
Fokus penanganan dilakukan pada evakuasi pohon yang menutup akses jalan, menimpa rumah, serta mengganggu jaringan listrik. Selain evakuasi fisik, BPBD juga telah mendistribusikan bantuan logistik berupa terpal kepada warga terdampak melalui kerja sama dengan FPRB kalurahan.
“Untuk kondisi terakhir, penanganan di beberapa lokasi pohon tumbang sudah selesai dan kebutuhan terpal sudah didistribusikan,” imbuh Antoni.
Meski penanganan telah berjalan, BPBD Bantul mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai wilayah DI Yogyakarta dalam beberapa hari ke depan.
“Kami mengimbau warga untuk selalu waspada dan segera melaporkan jika terjadi kejadian darurat. Koordinasi dengan pemerintah kalurahan, FPRB, dan jejaring relawan perlu terus diperkuat,” tegasnya.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak berteduh di bawah pohon saat hujan deras disertai angin kencang, serta rutin memangkas dahan pohon di sekitar rumah yang dianggap rawan tumbang demi keamanan bersama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo temukan kandang ayam dan pendangkalan di Sungai Code. Pemkot siapkan normalisasi dan wisata arung jeram.
Honor dikabarkan menyiapkan HP lipat layar lebar 7,6 inci dengan chipset 2nm Snapdragon 8 Elite Gen 6. Siap meluncur 2027.
Sindikat penipuan online modus asmara dan kripto palsu di Jateng raup Rp41 miliar. Polisi tetapkan 38 tersangka, 133 korban.
Kasus korupsi kredit fiktif di bank BUMN Banjarmasin rugikan negara Rp4,7 miliar. Tiga terdakwa dituntut 4,5 tahun penjara.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.