Dampak Rupiah Melemah, Pemkab Bantul Waspadai Harga Pangan yang Rentan
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Bantul, Prapta Nugraha. Kiki Luqman/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL— Pemerintah Kabupaten Bantul memosisikan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai ruang kolaborasi ekonomi yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya aparatur sipil negara (ASN), Pemkab juga mendorong Pamong Kalurahan hingga warga umum untuk aktif bergabung sebagai anggota koperasi di wilayah masing-masing.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Bantul, Prapta Nugraha, mengatakan perluasan sasaran keanggotaan menjadi strategi penting agar KDMP dapat tumbuh sebagai koperasi yang hidup dan benar-benar berakar di desa. Menurutnya, meski aparatur pemerintah memiliki peran strategis, keberlanjutan koperasi tetap harus bertumpu pada partisipasi masyarakat.
“ASN dan non-ASN kita dorong jadi anggota, lalu pamong dan juga warga di wilayah setempat. Memang harus ada keterlibatan tiga komponen itu,” ujar Prapta, Rabu (14/1/2026).
Ia mengungkapkan bahwa sejumlah koperasi desa mulai melaporkan peningkatan minat keanggotaan dari kalangan ASN. Meski angka final masih dihimpun, jumlah pendaftar disebut sudah menembus lebih dari seribu orang. Pendaftaran dilakukan melalui tautan resmi yang disebarkan melalui OPD dan kapanewon.
“Jumlah pastinya belum kami finalkan, tapi kisarannya sudah seribuan lebih ASN yang mendaftar. Semua OPD dan kapanewon kami minta mendorong ASN untuk ikut,” kata Prapta.
Dengan keterlibatan ASN, Pamong Kalurahan, dan warga desa, KDMP diharapkan tidak berhenti sebagai koperasi internal pegawai. Pemkab mengarahkan koperasi ini untuk menjadi motor penggerak ekonomi desa, mendorong aktivitas usaha, investasi, hingga kemandirian masyarakat secara kolektif.
“Melalui keanggotaan ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa koperasi bukan milik pemerintah, tapi milik seluruh masyarakat. Dengan keterlibatan ASN dan warga, koperasi bisa lebih kuat dan memberi manfaat nyata,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.
Penelitian terbaru menunjukkan AI mampu memperpanjang usia baterai mobil listrik hingga 23 persen tanpa memperlambat pengisian daya.
Penyandang disabilitas saat ini telah menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang memainkan peran yang sama pentingnya dengan masyarakat umum dalam sektor
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
Menyapa konsumen setia Honda, Astra Motor Yogyakarta kembali hadir dengan Honda Premium Matic Day (HPMD)
Malta menjadi negara pertama yang bekerja sama dengan OpenAI untuk membagikan ChatGPT Plus gratis kepada seluruh warganya selama setahun.