BPD DIY Salurkan CSR di Kulonprogo, 15 Rumah Tak Layak Huni Diperbaiki
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Lebih dari seribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemkab Kulonprogo mendapatkan sosialisasi terkait kepegawaian, kinerja, serta kebijakan terbaru sebagai aparatur sipil negara (ASN). Kegiatan ini digelar oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kulonprogo sebagai tindak lanjut pengangkatan PPPK paruh waktu menjadi ASN.
Sosialisasi berlangsung secara luring dan daring, dengan pusat kegiatan di Aula Adikarto, Kompleks Kantor Pemkab Kulonprogo. Kepala BKPSDM Kulonprogo, Sudarmanto, mengatakan kegiatan tersebut penting untuk memastikan para PPPK paruh waktu memahami sistem kepegawaian sekaligus adaptif terhadap aturan baru.
“Sosialisasi ini menjadi upaya pengelolaan SDM aparatur agar tertib, terarah, dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja sebagai ASN,” ujar Sudarmanto, Jumat (16/1/2026).
Ia menambahkan, materi sosialisasi tidak hanya menyasar PPPK paruh waktu, tetapi juga para pengelola kepegawaian di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) serta sekolah-sekolah negeri. Menurutnya, peran pengelola kepegawaian sangat penting dalam memberikan pemahaman yang benar kepada para PPPK.
“Pengelola kepegawaian kami dorong untuk bijak memberikan pendampingan dan pemahaman, sambil tetap mendorong profesionalisme dan kinerja PPPK paruh waktu,” katanya.
Kepala Bidang Pengelolaan Kinerja, Kesejahteraan, dan Sistem Informasi BKPSDM Kulonprogo, Joko Sunanto, menambahkan bahwa sosialisasi ini dirancang agar PPPK paruh waktu memahami regulasi ASN secara menyeluruh, termasuk hak dan kewajiban sebagai bagian dari aparatur negara.
“Dengan pemahaman yang benar, PPPK paruh waktu diharapkan semakin sadar akan perannya sebagai pelayan publik dan mampu memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.
Lembah Oya Kedungjati di Selopamioro, Bantul, membuka peluang kerja dan pendapatan bagi pemuda sekaligus menggerakkan ekonomi desa.
Geely dan NIO memperkuat bisnis baterai dan charging dengan investasi Rp1,7 triliun serta pengembangan teknologi battery swapping.
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.
Dato' Sri Tahir menyebut penunjukannya sebagai anggota Wantimpres Prabowo merupakan suatu kehormatan dan menyerahkan agenda kepada Pratikno.
MA mengabulkan uji pendapat DPRD Gowa terkait usulan pemberhentian Bupati Sitti Husniah Talenrang pada 1 Oktober 2026.