7 Pejabat Pemkab Bantul Dirotasi, Ini Daftar Jabatan Barunya
Pemkab Bantul merotasi tujuh pejabat PTP. Sejumlah jabatan strategis diisi pejabat baru setelah melalui uji kompetensi dan persetujuan BKN.
Rumah tak layak huni / Freepik
Harianjogja.com, BANTUL — Pemerintah Kabupaten Bantul kembali mempercepat program penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) pada 2026. Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP), sebanyak 110 rumah warga menjadi sasaran rehabilitasi melalui skema APBD reguler dan APBD kategori ekstrem.
Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman DPUPKP Bantul, Erwin Prasmanta, menjelaskan dari total tersebut, 73 rumah dibiayai lewat APBD reguler dengan anggaran mencapai Rp1,74 miliar. Sementara 37 rumah lainnya mendapatkan bantuan dari APBD ekstrem senilai Rp277,5 juta.
“Jika dihitung keseluruhan, saat ini masih terdapat sekitar 1.980 unit RTLH di Bantul yang perlu ditangani secara bertahap,” kata Erwin, Kamis (29/1/2026).
Ia mengungkapkan setiap rumah menerima bantuan maksimal Rp20 juta yang difokuskan untuk memperbaiki komponen utama bangunan. Mulai dari lantai, dinding, atap, hingga penguatan struktur agar memenuhi standar rumah layak dan tahan gempa.
“Program ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah agar kualitas hunian mereka meningkat dan lebih aman,” ujarnya.
Menurut Erwin, masih banyak rumah warga yang kondisinya jauh dari layak, seperti beratap seng, berlantaikan tanah, bahkan belum memiliki fasilitas sanitasi memadai. Karena itu, apabila dana bantuan belum mencukupi seluruh kebutuhan, penerima diminta berpartisipasi melalui swadaya.
Selain rehabilitasi, DPUPKP juga menyediakan bantuan pembangunan rumah baru bagi warga yang memenuhi kriteria dengan nilai bantuan hingga Rp35 juta per unit.
Sementara itu, Kepala DPUPKP Bantul, Jimmy Simbolon, menyebutkan proses rehabilitasi RTLH yang dibiayai APBD 2026 ditargetkan mulai berjalan pada Maret hingga April mendatang.
“Pelaksanaan dilakukan bertahap, mulai dari penyusunan perencanaan, pembentukan kelompok penerima, sampai tahap pembangunan,” katanya.
Jimmy berharap program tersebut dapat secara signifikan menurunkan jumlah RTLH di Bantul dalam beberapa tahun ke depan.
“RTLH ini menjadi prioritas kami. Penyelesaiannya memang tidak bisa sekaligus, tetapi diharapkan dalam lima tahun mendatang bisa dituntaskan,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul merotasi tujuh pejabat PTP. Sejumlah jabatan strategis diisi pejabat baru setelah melalui uji kompetensi dan persetujuan BKN.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 7 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jadwal lengkap Yogyakarta-Palur dan tarif KRL Rp8.000.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 7 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap dari pagi hingga malam.
Bandara Soekarno-Hatta ditutup hingga 08.59 WIB, Senin 7 September 2026, imbas erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik.
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 7 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.