Kelok 23 Dibuka, DPRD Minta Pemkab Bantul Kembangkan Destinasi Wisata di Luar Pansela
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul diminta tidak hanya mengandalkan kawasan Pantai Selatan (Pansela) sebagai tujuan wisata,
Foto ilustrasi evakuasi pohon tumbang di Bantul, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, BANTUL—Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang di Bantul, Rabu (18/2/2026), menyebabkan puluhan pohon tumbang di sejumlah wilayah dan mengganggu akses jalan warga. Hal ini ditegaskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul yang masih melakukan penanganan di lapangan hingga siang hari.
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol menyampaikan hingga pukul 13.00 WIB tercatat sedikitnya 25 titik kejadian pohon tumbang akibat cuaca ekstrem Bantul tersebut. Wilayah paling terdampak berada di Kapanewon Bantul dengan 10 titik kejadian, diikuti Sewon lima titik dan Sedayu empat titik.
“Data yang masuk hingga siang ini tercatat 25 titik pohon tumbang. Penanganan dan evakuasi masih berlangsung,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Selain itu, kejadian pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Kapanewon Kasihan sebanyak dua titik, Pleret dua titik, serta masing-masing satu titik di Sanden dan Jetis. Antoni menjelaskan cuaca ekstrem tidak hanya terjadi di satu lokasi, melainkan merata di beberapa wilayah Kabupaten Bantul.
"Sebanyak 12 titik jalan terdampak akibat pohon yang tumbang. Selain itu 14 rumah juga dilaporkan tertimpa. Tidak ada korban jiwa maupun luka," jelasnya.
Dampak cuaca ekstrem Bantul tersebut membuat sejumlah akses jalan sempat terganggu karena material pohon menutup badan jalan. Petugas gabungan kemudian diterjunkan untuk mempercepat proses evakuasi agar lalu lintas kembali normal.
Tim gabungan yang terlibat dalam penanganan meliputi BPBD Bantul, TNI, Polri, PLN Bantul, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Palang Merah Indonesia (PMI), Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) kalurahan, relawan, hingga masyarakat setempat. Mereka melakukan pemotongan batang pohon, pembersihan material, serta pendataan kerusakan di lokasi terdampak.
Hingga saat ini, proses penanganan dan pendataan masih terus berlangsung seiring laporan kejadian yang masih masuk dari masyarakat. BPBD Bantul mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya risiko pohon tumbang dan gangguan akses jalan yang dapat terjadi sewaktu-waktu selama kondisi cuaca belum stabil.
"Hingga kini, proses penanganan dan pendataan masih terus dilakukan oleh petugas. Kami minta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi pohon tumbang dan gangguan akses jalan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul diminta tidak hanya mengandalkan kawasan Pantai Selatan (Pansela) sebagai tujuan wisata,
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.