Miris! 1.200 Anak di Kulonprogo Putus Sekolah, Ini Datanya
Kasus anak tidak sekolah di Kulonprogo capai 1.200 orang. Faktor ekonomi hingga persepsi jadi penyebab utama.
PKB. /Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO— Perebutan kursi Ketua DPC PKB Kulonprogo mulai mengerucut ke empat nama yang akan bersaing melalui skema uji kompetensi dan kelayakan (UKK). Mekanisme ini dipilih untuk menentukan kepemimpinan baru periode 2026–2031 tanpa pemungutan suara langsung.
Empat kandidat yang diusulkan merupakan hasil rekomendasi DPP PKB berdasarkan rekam jejak masing-masing kader. Mereka adalah Sihabbudin sebagai petahana, Suharto yang menjabat Wakil Ketua II DPRD Kulonprogo, Hifni Muhammad Nasikh anggota DPRD DIY, serta Kartono anggota DPRD Kulonprogo.
Suharto menjelaskan, proses penentuan ketua tidak menggunakan mekanisme aklamasi, melainkan melalui tahapan UKK yang dilakukan berjenjang.
“UKK nanti diuji di tingkat provinsi dan dilanjutkan di tingkat pusat, bukan melalui mekanisme pemilihan secara aklamasi suara pengurus,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Ia menyebut empat nama tersebut telah melalui proses panjang, termasuk pemantauan oleh Tim Lima yang menilai reputasi kader di tingkat daerah.
Menurutnya, skema UKK dipilih untuk menjaga soliditas internal partai dan menghindari potensi gesekan jika menggunakan mekanisme pemilihan langsung.
“Kalau melalui pilihan, ada yang kurang puas dan bisa menimbulkan kerenggangan. PKB ingin tetap solid, apa pun hasilnya nanti,” katanya.
Saat ini, pelaksanaan UKK masih menunggu jadwal dari DPW PKB DIY. Rencananya, proses ini akan melibatkan perguruan tinggi sebagai pihak penguji.
“Waktu pastinya belum ada, tetapi kemungkinan akan dilaksanakan dalam waktu dekat,” ujar Suharto.
Ia memperkirakan pada Juni 2026 sudah terpilih Ketua DPC PKB Kulonprogo yang baru.
Suharto sendiri menyatakan siap mengikuti proses UKK dan mengemban amanah jika dipercaya memimpin partai.
“Insya Allah kami mampu, karena sejak awal berdirinya PKB kami sudah terlibat di tingkat ranting hingga kecamatan,” ungkapnya.
Sementara itu, kandidat lain, Kartono, juga menyambut positif rekomendasi dari DPP PKB. Ia menilai hal tersebut sebagai bentuk kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Saya siap apa pun posisinya dan bertekad meningkatkan perolehan kursi PKB,” tegasnya.
Dengan skema ini, penentuan ketua baru PKB Kulonprogo tidak hanya bergantung pada dukungan internal, tetapi juga pada penilaian kompetensi dan kelayakan para kandidat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus anak tidak sekolah di Kulonprogo capai 1.200 orang. Faktor ekonomi hingga persepsi jadi penyebab utama.
Harga tiket Piala Dunia 2026 mulai turun di pasar resale setelah penjualan melambat dan kursi stadion belum penuh.
Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel pertama yang menghadirkan fitur Gemini Intelligence dari Google.
Persebaya diingatkan Bernardo Tavares agar tidak meremehkan Semen Padang meski lawan sudah degradasi ke Liga 2.
Primbon Jawa menyebut weton Jumat Pahing memiliki aura pemimpin, rezeki baik, dan karakter mudah disukai banyak orang.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.