BRIN Gandeng UGM dan UPN Dalami Penyebab Kemunculan Api di Seyegan
BRIN menyelidiki fenomena api misterius di Seyegan dengan metode kromatografi gas. Peneliti akan menguji kandungan gas hidrogen dan metana untuk mengungkap.
Potret Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.1 IC Purwomartani-Maguwoharjo pada Senin (30/3/2026)/Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN — Proyek pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.1 ruas Interchange Purwomartani hingga Ramp On/Off Maguwoharjo dipastikan akan didominasi konstruksi melayang (elevated).
Ruas jalan bebas hambatan ini dirancang membentang dari Purwomartani menuju barat hingga Maguwoharjo, dengan jalur yang melintas di atas Selokan Mataram dan Ring Road Utara.
General Superintendent PT Daya Mulia Turangga, Dwi Yulianto, menegaskan bahwa mayoritas konstruksi akan menggunakan konsep elevated.
“Mayoritas elevated ya. Hampir 100% elevated,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Membentang hingga Maguwoharjo
Dari titik awal di Purwomartani, ruas tol ini akan berakhir di kawasan Maguwoharjo. Lokasi Ramp On dan Ramp Off direncanakan berada di sekitar Hotel Aveon.
“Ramp On berada sebelum Hotel Aveon, sedangkan Ramp Off kurang lebih di seberangnya,” jelas Dwi.
Pilar Dibangun di Atas Selokan Mataram
Pada tahap awal pembangunan, sepanjang sekitar 1,4 kilometer pertama akan difokuskan pada pengerjaan pilar di area Selokan Mataram.
Pilar-pilar tersebut akan dibangun di sisi kiri dan kanan selokan, dengan beberapa titik menggunakan konstruksi gabungan.
“Yang di area pertama itu kira-kira 1,4 kilometer berada di atas Selokan Mataram,” ungkapnya.
Pertimbangan Aspek Heritage
Dwi menambahkan, pembangunan di kawasan Selokan Mataram dilakukan dengan mempertimbangkan nilai historisnya sebagai salah satu infrastruktur warisan.
Karena itu, desain konstruksi diupayakan tidak merusak struktur utama selokan.
“Karena Selokan Mataram kan jadi heritage, tentunya secara perencanaan kami hindari [gangguan langsung],” tegasnya.
Dengan konsep melayang ini, proyek Tol Jogja-Solo diharapkan mampu meminimalkan pembebasan lahan sekaligus menjaga keberadaan infrastruktur bersejarah di wilayah Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BRIN menyelidiki fenomena api misterius di Seyegan dengan metode kromatografi gas. Peneliti akan menguji kandungan gas hidrogen dan metana untuk mengungkap.
I.O.I akhirnya comeback setelah sembilan tahun berpisah. Simak perjalanan, tantangan reuni, dan kisah di balik lagu Suddenly.
Pemerintah mempercepat pengembangan jaringan kereta api nasional hingga 10.524 kilometer untuk memperkuat logistik dan konektivitas.
Layanan SIM keliling Kulonprogo kembali dibuka. Simak jadwal SIMMADE, Simenor, MPP, Satpas, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
BMKG memprediksi hujan ringan di sebagian besar DIY pada Sabtu 13 Juni 2026. Sleman perlu waspada karena berpotensi terjadi hujan petir.
Ketahui makanan dan minuman terbaik saat perut kosong di pagi hari serta jenis konsumsi yang sebaiknya dihindari agar pencernaan tetap sehat.