Kulonprogo Masuki Puncak Panen Juli, Potensi Gabah Tembus 20.600 Ton
Panen raya Juli di Kulonprogo diproyeksikan mencapai 3.125 hektare dengan potensi produksi gabah lebih dari 20.600 ton.
Para pengunjung berwisata di Taman Bendungan Kamijoro, Dusun Kaliwiru, Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo, beberapa waktu lalu - dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO — Menjelang momen libur panjang sekolah akhir Juni hingga awal Juli 2026, Dinas Pariwisata Kulonprogo mulai bergerak cepat mempersiapkan berbagai destinasi unggulan. Periode liburan ini diprediksi menjadi puncak kunjungan wisatawan, sehingga kesiapan layanan hingga kebersihan menjadi fokus utama.
Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo, Sutarman, menegaskan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan dengan pengelola destinasi hingga desa wisata. Langkah ini bertujuan memastikan wisatawan mendapatkan pengalaman terbaik saat berlibur.
“Persiapan harus matang agar wisatawan mendapat pelayanan optimal,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Pesona Pantai Glagah Jadi Andalan
Salah satu destinasi yang diprediksi akan dipadati pengunjung adalah Pantai Glagah. Kawasan ini selama ini menjadi magnet wisata karena keindahan alam dan fasilitasnya yang terus berkembang.
Dispar menaruh perhatian besar pada aspek kebersihan dan kenyamanan. Toilet umum, area parkir, hingga pengelolaan sampah diminta dalam kondisi prima. Selain itu, keasrian pantai juga harus tetap terjaga agar memberikan kesan positif bagi wisatawan.
Awasi Praktik Tarif Nuthuk
Tak hanya soal fasilitas, Sutarman juga mengingatkan pelaku usaha untuk menjaga etika dalam berjualan. Ia menegaskan agar tidak ada praktik “tarif nuthuk” atau menaikkan harga secara tidak wajar selama lonjakan kunjungan.
“Jangan sampai momentum libur sekolah dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan berlebihan yang justru merugikan citra pariwisata,” tegasnya.
Optimisme meningkatnya kunjungan wisatawan juga didukung data lonjakan saat long weekend Mei lalu. Tren tersebut menjadi indikator kuat bahwa libur sekolah tahun ini berpotensi mendatangkan lebih banyak pelancong.
Persiapan Pelaku Wisata
Sementara itu, Ketua Desa Wisata Glagah, Bayu Puspo, menyebut pihaknya tengah melakukan berbagai pembenahan. Fokus utama ada pada pengelolaan sampah dan peningkatan keamanan bagi pengunjung.
Destinasi wisata yang dikelolanya akan mempersolek diri untuk menghadapi momen libur sekolah. Pengelolaan sampah memang menjadi fokus utama persiapan untuk menjamin kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung.
“Kami bersiap dari sisi kebersihan dan keamanan. Semakin banyak wisatawan, otomatis volume sampah meningkat, jadi itu yang kami antisipasi,” jelasnya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Kulonprogo optimistis mampu memberikan pengalaman liburan yang nyaman, aman, dan berkesan bagi wisatawan selama musim libur sekolah 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panen raya Juli di Kulonprogo diproyeksikan mencapai 3.125 hektare dengan potensi produksi gabah lebih dari 20.600 ton.
Orang bertubuh kurus juga dapat mengalami kolesterol tinggi. Dokter spesialis jantung mengungkap empat penyebabnya, mulai dari faktor genetik, pola makan, kuran
Prabowo menyiapkan penguatan total BNN melalui regulasi, teknologi, SDM, infrastruktur, dan anggaran untuk memperkuat pemberantasan narkoba.
Jembatan Perintis Garuda di Jatisarono memangkas akses petani hingga empat kilometer dan membuka konektivitas antarpadukuhan di Kulonprogo.
Cicilan pertama Kopdes Merah Putih ke Himbara jatuh tempo pada September 2026. Pemerintah menargetkan seluruh persyaratan rampung pada Agustus.
Presiden AS Donald Trump menggelontorkan dana US$5 miliar atau sekitar Rp81 triliun untuk memperluas Genesis Mission, program AI nasional yang mempercepat penem