Korban Tenggelam di Sungai Oya Bantul Ditemukan Tewas Oleh Tim SAR
Tim SAR Gabungan menemukan Taufan Aktafiama, korban tenggelam di Sungai Oya Imogiri, Bantul, pada hari kedua pencarian. Korban ditemukan sekitar lima meter dari
Joging Track Paseban/Tangkapan layar
Harianjogja.com, BANTUL—Pembangunan joging track di Lapangan Paseban, Kabupaten Bantul, hampir rampung. Proyek yang dikerjakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul ini telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan selesai akhir Juni 2026.
Pelaksana Harian Kepala DLH Bantul, Fenty Yusdayati, mengatakan saat ini pengerjaan tinggal tahap akhir, terutama pengecatan lintasan dan penyempurnaan fasilitas pendukung.
“Sekarang tinggal merapikan beberapa bagian saja. Cat sudah, juga beberapa tanaman sudah dipasang,” ujarnya, Senin (8/6/2026).
Fenty menjelaskan, proyek dengan anggaran sekitar Rp500 juta itu sesuai kontrak ditargetkan selesai pada 28 Juni 2026. Setelah itu, fasilitas direncanakan dapat mulai dimanfaatkan masyarakat dan diresmikan awal Juli.
Penyediaan infrastruktur ini sengaja dirancang untuk memfasilitasi kebutuhan ruang olahraga yang representatif dan aman bagi warga setempat. Sebab, fenomena selama ini memperlihatkan banyak warga memanfaatkan area tepi jalan raya untuk berlari sehingga rawan menimbulkan bahaya.
“Harapan kami digunakan sesuai fungsinya. Tidak ada lagi PKL di area lintasan karena bisa mengganggu aktivitas lari,” katanya.
Guna menjaga ketertiban sirkulasi olahraga tersebut, pihak dinas terkait telah membangun komunikasi intensif bersama pihak Kapanewon dan Paguyuban PKL. Para pelaku usaha yang biasa berjualan di Lapangan Paseban, Kabupaten Bantul nantinya akan dipindahkan menuju area baru yang letaknya tidak jauh dari lokasi semula.
“Ini kan ruang bersama, masyarakat butuh olahraga, anak sekolah juga butuh fasilitas. Jadi harus berbagi ruang,” ujarnya.
Secara spesifikasi teknis, fasilitas joging track Lapangan Paseban didesain secara khusus dengan menyediakan empat lajur lari. Masing-masing lajur dirancang memiliki lebar ideal mencapai 80 sentimeter.
Bentuk lintasan dibuat melingkar sempurna dengan perhitungan radius belokan pada bagian sisi dalam sepanjang 12,75 meter dan area sisi luar sejauh 16,45 meter. Konsep geometri ini sengaja dipilih guna menciptakan sudut tikungan yang lebih landai demi kenyamanan dan kecepatan para pelari.
Sekretaris Daerah Agus Budi Raharja mengatakan pihaknya telah meninjau langsung progres pembangunan dan memastikan pekerjaan berjalan sesuai jadwal.
Ia menyebut fasilitas tersebut rencananya akan diresmikan pada 5 Juli 2026, bertepatan dengan agenda Bantul Fun Run yang melibatkan sekitar 5.000 peserta.
“Mudah-mudahan ini bisa dimanfaatkan masyarakat yang semakin antusias berolahraga,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tim SAR Gabungan menemukan Taufan Aktafiama, korban tenggelam di Sungai Oya Imogiri, Bantul, pada hari kedua pencarian. Korban ditemukan sekitar lima meter dari
Kanye West resmi konser di Jakarta 24 Oktober 2026 di SUGBK. Tiket dijual 29 Juli via yejakarta.com.
Knalpot motor sering mbledos saat turun gas? Ketahui 8 penyebabnya, mulai dari campuran bahan bakar terlalu kaya hingga gangguan sistem pengapian dan sensor inj
Vietnam larang anak di bawah 16 tahun posting di medsos, wajib daftar pakai data orang tua. Game online dibatasi 60 menit/hari. Simak aturan lengkapnya.
DKUKMPP Bantul menyiapkan operasi pasar setelah harga ayam dan cabai mulai naik. Pemkab memastikan stok pangan tetap aman meski Program MBG kembali berjalan.
Ruam, lepuh, dan benjolan pada kulit bisa menjadi tanda infeksi virus. Kenali 9 penyakit kulit akibat virus yang mudah menular dan cara pencegahannya.