KAI Bandara Layani 41.483 Penumpang Selama HUT RI ke-81
KAI Bandara mencatat 41.483 penumpang pada 14–18 Agustus 2026 saat HUT RI ke-81, terdiri dari KA YIA Reguler dan Xpress.
Sejumlah warga melihat lokasi Daycar Little Aresha di Jalan Pakel Baru, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja. Tempat Penitipan Anak (TPA) ini digrebek Polresta Jogja setelah adanya laporan dugaan kekerasan anak. /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA— Sejumlah anak yang menjadi korban dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Jogja masih menjalani proses pemulihan psikologis meski penanganan hukum telah berlangsung. Salah satu orang tua korban mengaku harus membiayai sendiri pemeriksaan dokter, psikolog, hingga terapi rutin karena pendampingan yang diterima dari pemerintah dinilai masih terbatas.
Imelda, orang tua salah satu korban berinisial B, mengatakan anaknya hanya satu kali menjalani asesmen melalui Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kota Jogja. Setelah itu, seluruh pemeriksaan lanjutan dilakukan secara mandiri di RSUP Dr. Sardjito dan layanan terapi lainnya.
"UPT PPA cuma satu kali saja. Setelah itu B [inisial anak korban] konsultasi dokter, psikolog, dan terapi sendiri ke Sardjito. Assessment di UPT PPA cuma melihat perilaku anak, berat badan, tinggi badan, dan apakah masuk kategori stunting atau tidak," kata Imelda, Kamis (9/7/2026).
Perubahan Perilaku Muncul Setelah Kasus Terungkap
Imelda menuturkan putranya telah didiagnosis mengalami Autism Spectrum Disorder (ASD) ringan sejak berusia dua tahun. Namun, setelah dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha terungkap, muncul sejumlah perubahan perilaku yang diduga berkaitan dengan trauma.
Menurut dia, anaknya kini menunjukkan perilaku seperti mencubit, memukul, memiliki rasa bersalah berlebihan, hingga kebiasaan mengikat dirinya sendiri.
"Setelah penggerebekan ada perilaku yang menunjukkan trauma, seperti mencubit, memukul, rasa bersalah yang berlebihan, sampai kebiasaan mengikat-ikat diri sendiri," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan biaya pemulihan anak cukup besar. Meski sebagian layanan ditanggung BPJS Kesehatan, keluarga tetap harus mengeluarkan dana sekitar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta setiap bulan untuk konsultasi dokter dan terapi.
Pendampingan Psikologis Masih Berjalan
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Jogja, Retnaningtyas, memastikan pendampingan psikologis terhadap anak-anak korban masih terus dilakukan.
Pendampingan juga diberikan kepada sekolah baru yang menerima anak-anak pindahan dari Daycare Little Aresha agar proses adaptasi mereka berjalan lebih baik.
"Pendampingan psikologi sampai sekarang masih berlanjut. Kami juga memberikan pendampingan ke sekolah-sekolah baru yang menerima anak-anak pindahan dari Daycare Little Aresha. Pendampingan psikologi di puskesmas maupun RSUP Dr. Sardjito juga masih berlanjut untuk memantau tumbuh kembang anak," katanya.
Total 27 Tersangka Sudah Ditetapkan
Di sisi lain, penyidikan kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha masih berlanjut. Kanit PPA Satreskrim Polresta Jogja, Ipda Apri Sawitri, mengatakan seluruh 14 tersangka baru telah memenuhi panggilan penyidik.
Sebanyak 13 tersangka hadir dalam pemeriksaan pertama. Dari jumlah tersebut, 12 orang langsung ditahan, sedangkan satu pengasuh yang sedang hamil tidak ditahan dan diwajibkan menjalani wajib lapor setiap Senin dan Kamis. Satu tersangka lain yang sebelumnya tidak hadir telah menjalani pemeriksaan pada Kamis (9/7/2026).
Apri menjelaskan ke-14 tersangka tersebut terdiri atas 10 pengasuh, dua petugas administrasi, satu satpam, dan satu petugas rumah tangga. Para pengasuh mengakui melakukan tindakan mengikat dan mendudukkan anak sebagai bentuk hukuman. Sementara petugas administrasi, satpam, dan petugas rumah tangga diduga mengetahui praktik tersebut, tetapi membiarkannya berlangsung.
"Sekarang total sudah ada 27 tersangka dari 30 orang yang kami amankan saat penggerebekan. Masih ada tiga orang yang statusnya saksi dan sedang kami dalami keterlibatannya, yakni dua guru TK dan satu koordinator pengasuh," ujarnya.
Penyidik selanjutnya akan berkoordinasi dengan kejaksaan untuk proses pemberkasan perkara. Adapun kemungkinan rekonstruksi tambahan terhadap 14 tersangka baru masih menunggu hasil koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Bandara mencatat 41.483 penumpang pada 14–18 Agustus 2026 saat HUT RI ke-81, terdiri dari KA YIA Reguler dan Xpress.
Persija Jakarta resmi melepas Gustavo Almeida jelang Super League 2026/2027 setelah tiga musim dan mencetak 31 gol dari 55 laga.
Ranking BWF terbaru menempatkan Putri Kusuma Wardani di peringkat ketujuh dunia setelah Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi.
Revaldo kembali ditangkap polisi terkait dugaan penyalahgunaan sabu. Polisi menemukan tiga plastik klip bekas sabu dan masih mendalami kasus.
Valentino Rossi mendapat pujian dari manajer Öhlins karena kemampuannya membaca karakter motor dan memberi masukan teknis kepada insinyur.
Ramon Tanque tak masuk skuad Persib 2026-2027. Manajemen menyebut penyerang Brasil itu sedang dalam proses peminjaman.