18 Gerai KDMP Gunungkidul Lolos Verifikasi, 12 Lainnya Ditarget Rampung November
Sebanyak 18 dari 30 gerai KDMP di Gunungkidul telah selesai diverifikasi. Seluruh gerai belum beroperasi dan 12 lainnya ditargetkan diperiksa awal November.
KM Akau Jaya karam di Pantai Toroudan Kamis (10/10/2013).
Perikanan Gunungkidul, kapal inka mina sejak tiga minggu lalu karam karena menghantam tebing.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Sebuah Kapal Inka Mina bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan menjadi bangkai di Pantai Sadeng. Diduga kapal karam akibat menghantam tebing saat mencari ikan dilaut. Namun hingga sekarang, kapal belum dievakuasi dan dibiarkan tenggelam di Pelabuhan Sadeng.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Harianjogja.com, Selasa (13/1/2015), kejadian nahas tersebut bermula saat kapal sedang menangkap ikan di perairan Sadeng, tiga minggu yang lalu. Namun, dikarenakan tingginya gelombang, kapal berukuran 30 gros ton menghantam tebing. Akibatnya, lambung kapal mengalami keretakan.
Kapal Inka Mina itu sempat dievakuasi ke pelabuhan menggunakan kapal yang lain. Namun, setelah upaya tersebut tidak ada langkah lanjutan, sehingga kerusakan kapal menjadi semakin parah. Hingga kemarin, separuh badan kapal telah tenggelam.
“Saya tidak tahu persis apa penyebabnya. Namun, keberadaan kapal sangat menganggu dan membahayakan kapal yang lain. Sebab, gelombang sedang tinggi, takutnya akan menghantam kapal yang lain,” kata Kepala Satuan Polair Polres Gunungkidul AKP Irianto saat dihubungi Harianjogja.com, kemarin.
Menurut dia, keberadaan kapal tersebut bukan wewenang polair, melainkan kewenangan berada di Dinas Kelautan dan Perikanan DIY. Irianto mengaku sudah berkomunikasi dengan petugas yang ada dilokasi, sesaat kapal ditarik ke pinggir.
“Waktu itu petugas menjawab, bangkai kapal akan segera dievakuasi. Tapi, hingga saat ini belum ada realisasinya,” kata mantan Kapolsek Semanu itu.
Irianto menjelaskan bangkai kapal menganggu akses keluar masuk kapal lain. Terlebih dua kapal patroli milik polres berada di dekat kapal karam itu.
“Saya juga was-was karena bisa-bisa kapal patroli menjadi korbannya, kalau tidak segera dievakuasi,” ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 18 dari 30 gerai KDMP di Gunungkidul telah selesai diverifikasi. Seluruh gerai belum beroperasi dan 12 lainnya ditargetkan diperiksa awal November.
Polisi akan memeriksa kejiwaan pria yang diduga menganiaya ayah kandungnya hingga meninggal dunia di Boyolali.
Pemkab Gunungkidul memecat Lurah Bohol Margana setelah kasus korupsi anggaran kalurahan 2022-2024 berkekuatan hukum tetap.
Sebanyak 168 atlet mengikuti Kejurkot Sepatu Roda Kota Jogja 2026. Ajang ini menjadi sarana pembinaan dan penjaringan bibit unggul.
Raffi Ahmad meminta maaf setelah menghadiri acara Sumpah Pemuda Polda Metro Jaya yang menuai sorotan dan menjadi perbincangan warganet.
Pemda DIY memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk deteksi dini, pemerataan layanan, dan penghapusan stigma terhadap kesehatan jiwa.