Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
PDAM Gunungkidul mendapatkan bantuan dana hibah Rp2,5 miliar
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani ketiban rezeki setelah mendapatkan dana hibah dari Pemerintah Pusat sebesar Rp3,5 miliar.
Oleh perusahaan daerah itu, uang akan digunakan untuk pemasangan 1.500 sambungan rumah (SR) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Untuk bisa mencairkan hibah, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mesti membuat payung hukum penyertaan modal PDAM. Mengingat, dana hibah akan diberikan lewat Pemkab.
“Dari seluruh daerah yang mendapatkan hibah, hanya Gunungkidul yang belum memiliki payung hukum. Peraturan daerah sedang disusun dan akan diserahkan ke Dewan [Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gunungkidul],” ungkap Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Isnawan Fibrianto, saat ditemui Harian Jogja di ruang kerjanya, Senin (27/4/2015).
Dia berharap pada Juni mendatang perda sudah disahkan sehingga pemasangan 1.500 SR bisa segera direalisasikan.
Saat ini, dari 1.500 SR, PDAM telah menyerahkan daftar sebanyak 1.650 calon, termasuk di dalamnya cadangan 10%, ke Pemerintah Pusat.
PDAM hanya bisa mengusulkan berdasarkan kriteria yang ditentukan, misalnya dengan acuan daya listrik di bawah 1.300 watt. Selanjutnya, data yang diserahkan akan diverifikasi Direktorat Jenderal Cipta Karya.
Isnawan menegaskan calon pelanggan baru tersebut tetap diwajibkan membayar ke PDAM meski mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Namun, pembayarannya berbeda dengan pelanggan mandiri karena hanya diwajibkan membayar Rp350.000. Uang ini diberikan sebagai ganti biaya pemasangan, survei sampai pajak pertambahan nilai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Jelang World Rabies Day, Mirjawal mengingatkan pentingnya mencuci luka dan segera ke fasilitas kesehatan setelah gigitan atau cakaran hewan.
Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin hilang kontak di Laut Jawa. Kapal sempat melaporkan cuaca buruk dan kondisi miring.
PGI mengecam kekerasan terhadap warga sipil di Papua dan mendesak penghentian kekerasan serta pembukaan ruang dialog kemanusiaan.
Jusuf Kalla menyoroti banyaknya sarjana menganggur. Setiap tahun 1 juta sarjana keluar, sementara lapangan kerja dinilai terbatas.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.