Pemkab Gunungkidul Kaji Investasi Sekolah Berasrama Rp44,2 Miliar
Pemkab Gunungkidul menawarkan peluang investasi pabrik obat herbal senilai Rp89,8 miliar dan sekolah berasrama Rp44,2 miliar.
Petugas SAR memberikan pertolongan terhadap salah seorang wisatawan yang tersengat inpes. Sabtu (18/7/2015).(JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)
Wisata lebaran 2015, laka laut nihil, korban inpes sebanyak 27 pengunjung
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pada Lebaran kedua, Pantai Kukup menjadi tempat yang paling banyak korban terserang inpes dengan jumlah 14 orang. Sisanya tiga orang di Pantai Poktunggal, dua korban di Pulangsawal, tiga korban di Pantai Krakal, dan lima orang tersengat di Pantai Sepanjang. Sementara jumlah kecelakaan laut nihil.
“Dari jumlah itu, dua orang korban sempat dibawa ke Puskesmas di Tanjungsari dan Tepus untuk mendapatkan lanjutan,” kata Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto, Sabtu (18/7/2015).
Dia menjelaskan, pertolongan lanjutan ini diberikan karena korban sempat mengalami gatal-gatal dan kejang. Malahan korban yang terkena di Pantai Pulangsawal sempat mendapatkan infus dari petugas puskesmas.
“Selebihnya korban yang lain bisa diberikan pertolongan di masing-masing pos pemantauan milik SAR,” ujar pria yang akrab disapa Dhimas itu.
Sementara itu, Koordinator Lapangan SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul di Pantai Kukup Bendi Sugianto mengatakan, korban yang terengat inpes didominasi oleh anak-anak. Hal ini tidak lepas dari bentuk hewan ini yang mencolok dan menarik perhatian pengunjung, terutama anak-anak.
“Saya berharap agar para orang tua lebih waspada dan mengawasi anakannya lebih seksama. Hal ini dilakukan agar buah hati mereka tidak tersengat,” ujar Bendi.
Dia menambahkan, salah seorang korban yang bernama Agus sempat dibawa ke Puskesmas Tanjungsari untuk mendapatkan pertolongan. Pasalnya sehabis tersengat, korban sempat mengalami kejang-kejang. “Setelah dirawat petugas kondisi korban berangsur-angsur membaik, dan sekarang sudah bisa pulang,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menawarkan peluang investasi pabrik obat herbal senilai Rp89,8 miliar dan sekolah berasrama Rp44,2 miliar.
Sebanyak 22 sekolah di Kulonprogo dilaporkan kesulitan air bersih saat kemarau. SDN Jatiroto mengandalkan bantuan droping air dari BPBD.
Survei IPO menempatkan Meutya Hafid di posisi ke-10 menteri berkinerja terbaik dengan 5,9% dalam survei nasional Oktober 2026.
Sebanyak 27,6% perjalanan penumpang kereta api menuju Jogja bertujuan wisata. KAI mencatat jutaan penumpang di Stasiun Jogja dan Lempuyangan.
Progres Tol Semarang-Demak Seksi 1 mencapai 79,42% per 22 Oktober 2026. Kementerian PU menargetkan proyek rampung akhir 2027.
SSB Bapack Jogja menjadi wadah para bapak belajar sepak bola, menjaga kebugaran, memperluas pertemanan, dan menghidupkan mimpi masa kecil.