Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Sebuah mobil keluar dari Pos TPR Baron, padahal selama libur lebaran di wilayah tersebut di terapkan jalur searah dan hanya sebagai jalur masuk ke kawasan pantai. Sabtu (18/7/2015).(JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)
Wisata lebaran 2015 untuk Gunungkidul mengalami penurunan dibanding tahun lalu.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Lebaran kedua pada tahun 2014, jumlah kunjungan wisatawan yang masuk ke Gunungkidul mencapai 42.564 orang. Tahun ini, jumlah hanya mencapai 39.664 orang.
Berkurangnya jumlah kunjungan ini sudah terlihat dari pantauan yang dilakukan Harianjogja.com hari ini. Tahun lalu, antrean di Tempat Pemungutan Retribusi Baron terlihat begitu mengular, namun kondisi tersebut tak terlihat.
Meski demikian, Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengklaim kondisinya masih bagus dan tak begitu jauh dibandingkan yang terjadi di tahun lalu.
"Perbedaannya tidak begitu jauh dan masih dalam kewajaran," kata Hary, Sabtu (18/7/2015).
Dia mengakui, kunjungan wisata hari ini terlihat sepi. Hanya saja, kondisi tersebut tak berpengaruh terhadap jumlah wisatawan yang masuk, karena secara kuantita tidak beda jauh dengan tahun kemarin.
Menurut Hary, kondisi ini mencerminkan keberhasilan Polres Gunungkidul dalam manajemen pengaturan lalulintas menuju pantai. Berbeda dengan tahun lalu, yang hanya bisa dilalui satu jalur, untuk sekarang pos yang ada di Pulegundes dan Tepus bisa digunakan masuk kendaraan, khususnya
sepeda motor. "Sebagai buktinya, di dua pos itu jumlah kunjungan meningkat pesat bila dibandingkan dengan tahun lalu," ungkapnya.
"Bedanya lagi, saat ini antrean kendaraan juga tak terlihat mengular, tapi dari sisi jumlah tak berbeda jauh," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
DKP DIY menggelar Gita Laut 2026 di Pantai Congot untuk menjaga sumber daya pesisir dan melibatkan generasi muda dalam sektor kelautan.
Warga Wirobrajan didorong mengolah sampah plastik menjadi kerajinan bernilai ekonomi. Bank Sampah Wira Peni kini memiliki 90 anggota.
Tiga ASN Jayawijaya tewas ditembak KKB. Jusuf Kalla mendorong operasi aparat diiringi pendekatan persuasif dan damai.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY mengingatkan masyarakat agar mewaspadai tawaran pinjaman online (pinjol) ilegal, investasi bodong, hingga judi online.
BPPTKG mencatat 47 guguran lava dan ratusan gempa Gunung Merapi sepekan. Status tetap Siaga, warga diminta waspada lahar dan APG.