Kebutuhan Nangka Gudeg DIY 9 Ton, Gunungkidul Tingkatkan Budidaya
Budidaya nangka di Gunungkidul bakal terus diperkuat untuk memenuhi pembuatan gudeg yang jadi makanan khas di DIY karena masih banyak datangkan dari luar daerah
Ilustrasi perangkat desa (JIBI/Harianjaogja.com/Dok.)
Dana desa yang dikelola Pemerintah Desa dianggap belum transparan untuk warga
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pemerintah Desa dinilai belum transparan dalam mengelola keuangan desa. Hal ini terlihat dari upaya masyarakat untuk mengakses program kerja maupun laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan yang masih sulit.
Hasil survei dari Yayasan Satu Karsa Karya menemukan bahwa desa masih tertutup. Dari delapan desa yang dilakukan sampel ternyata saat dimintai dokumen perencanaan dan pengelolaan keuangan tidak diberikan.
“Kami tidak datang sendiri, karena permintaan dokumen dilakukan oleh relawan yang kami beri pelatihan untuk mengenal seluk beluk pemerintahan desa, mulai dari perencanaan dan implementasi program yang akan dilakukan,” kata Direktur Yayasan Satu Karsa Karya, Kangsure Suroto kepada wartawan, usai kegiatan Diskusi Implementasi UU Desa, Siapa yang Seharusnya Mengawal di Bangsal Sewokoprojo, Kamis (8/4/2016).
Dia menilai ada beberapa faktor yang membuat desa belum transparan. Pertama, hal itu terjadi karena perangkat benar-benar tidak tahu sehingga tidak mau memberikan data yang dibutuhkan.
Sedang faktor yang kedua, dikarenakan desa benar-benar tertutup. Saat dimintai dokumen penyelenggaraan pemerintahan, perangkat tidak mau dengan alasan kerahasiaan negara.
Padahal menurut Suroto, hal ini bertentangan dengan Undang-Undang Keterbukan Informasi Publik, Undang-Undang Pelayanan hingga aturan dalam Undang-Undang No.6/2014 tentang Desa.
“Mungkin bagi wartawan, informasi itu mudah didapatkan. Tapi untuk masyarakat umum masih sulit, padahal dalam aturan informasi tersebut bisa diperoleh siapa saja,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, sulitnya mengakses informasi di desa membuat kontrol terhadap penyelenggaraan program pemerintahan atau pembangungan menjadi berkurang.
“Kalau seperti ini, tidak ada yang salah jika ada kecurigaan dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa. Jadi jangan sampai upaya transparansi dan akuntabilitas hanya sebatas slogan,” ujar Suroto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Budidaya nangka di Gunungkidul bakal terus diperkuat untuk memenuhi pembuatan gudeg yang jadi makanan khas di DIY karena masih banyak datangkan dari luar daerah
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah tayang di bioskop sejak 8 Oktober 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, durasi, dan format penayangannya.
Amazon meluncurkan Alexa Tablet 8, 11, dan 12 Pro dengan Android, Google Play Store, serta Alexa+. Harga mulai sekitar Rp4,1 juta.
DPRD DIY menilai MBG prasmanan tak otomatis menjamin keamanan makanan. Waktu distribusi, kualitas air, dan pengawasan menjadi sorotan.
Manchester United menjamu Tottenham di Old Trafford, Sabtu malam. MU mengincar kebangkitan, sedangkan Spurs berusaha meraih kemenangan pertama.
Kenali 4 ciri burnout kerja, penyebabnya, dan 5 cara menjaga kesehatan mental di kantor agar tekanan pekerjaan tidak berlarut-larut.