Inflasi Agustus Gunungkidul Tertinggi se-DIY, Ini Pemicunya
Inflasi Gunungkidul pada Agustus 2026 mencapai 0,28%, tertinggi di DIY. Harga daging ayam ras menjadi penyumbang terbesar.
Ilustrasi Anggaran Pendapatan dan Belanja (JIBI/Bisnis/Dok.)
PNS Gunungkidul akan menerima gaji k2-13 dan ke-14,
Harianjogja.com, JOGJA -- Kepala Bidang Anggaran Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Gunungkidul Putro Sapto Wahyono menyampaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tidak ada masalah dalam pencairan gaji ke-13 dan 14, karena alokasi anggaran sudah tersedia.
“Kita manut aturan dari pusat dan pencairannya masih menunggu instruksi lanjutan,” katanya.
Dia menjelaskan, untuk tambahan gaji ini pemkab mengalokasikan Rp75 miliar untuk dibagikan ke 10.207 PNS di Gunungkidul. Jumlah nominal gaji ke-13 dan 14 mengalami perbedaan. Sebab untuk gaji ke-13, nilainya sama dengan nominal yang diterima pegawai setiap bulannya. Sedang untuk gaji ke-14 besarannya sejumlah gaji pokok yang dikurangi tunjangan beras.
“Kalau dijumlahkan alokasi untuk gaji ke-13 pagunya Rp42 miliar dan gaji ke-14 senilai Rp35 miliar,” kata Putro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Inflasi Gunungkidul pada Agustus 2026 mencapai 0,28%, tertinggi di DIY. Harga daging ayam ras menjadi penyumbang terbesar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 9 September 2026 lengkap 12 perjalanan dari Palur. Cek waktu kedatangan di 12 stasiun, aturan pembayaran, dan info perubahan jadwal
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
DPRD Sleman menilai pemetaan sekitar 114.000 UMKM belum optimal. Pemerintah diminta menyesuaikan pemberdayaan dengan persoalan tiap pelaku usaha.
Anggota DPRD Gunungkidul Mega Nusantara Wati kaget masuk desil 5 DTSEN. Begini penjelasan soal desil dan cara mengajukan pembaruan data.
Trailer terbaru Memburu Pemangsa ungkap investigasi empat jurnalis yang berubah menjadi teror demonologi. Dibintangi Laura Basuki dan Prilly Latuconsina.