Penerima Bansos Beras Gunungkidul Bertambah 35.000 Keluarga
Bansos beras Gunungkidul naik menjadi 162.274 keluarga penerima manfaat. Penyaluran dimulai 18 Agustus dan ditarget selesai 18 September 2026.
Kodisi Terminal Semin, meski bangunan sudah jadi tapi belum juga difungsikan hingga sekarang. Kamis (4/2/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Infrastruktur Gunungkidul dioptimalkan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Gunungkidul menargetkan H-7 Lebaran, Terminal Semin siap digunakan untuk mudik lebaran 2016. Berbagai persiapan pun telah dilakukan untuk menunjang kelancaran dalam pengoperasionalan.
Adanya target sebelum lebaran terminal sudah dioperasikan menjadi kabar yang menggembirakan. Pasalnya, proses pembangunan ini memakan waktu yang lama. Perencanaan pembanguan sudah dimulai sejak 2008 lalu, dengan upaya pembebasan lahan dan pembuatan pagar pembatas. Pembangunan ini juga sempat berhenti karena baru dilanjutkan di 2013 lalu yang ditandai dengan pembangunan fisik terminal hingga 2015.
Sejumlah warga pun menyambut antusias rencana pengoperasian terminal. Salah satunya diungkapkan oleh Suharno. Menurut dia, secara fisik kondisi bangunan sudah sangat layak, apalagi kondisi dalam terminal juga sudah diaspal sehingga bisa menunjang arus keluar masuk kendaraan.
“Saya juga melihat sejumlah pekerja melakukan berbagai renovasi seperti pengecatan atau pun pengerjaan lainnya sejak beberapa hari akhir Mei lalu,” kata Harno.
Dia pun berharap dengan dioperasikannya terminal bisa mendukung perkembangan perekonomian di Semin. namun yang paling penting, keberadaan terminal mampu mengurai arus kendaraan di sekitaran pasar, karena selama ini banyak angkutan yang mangkal di depan Pasar Semin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bansos beras Gunungkidul naik menjadi 162.274 keluarga penerima manfaat. Penyaluran dimulai 18 Agustus dan ditarget selesai 18 September 2026.
BPS menjelaskan desil DTSEN sebagai posisi relatif kesejahteraan keluarga, bukan ukuran mutlak kemiskinan, pendapatan, atau kekayaan.
Taman Budaya Sleman telah PHO pada 20 Juli 2026. Pemkab Sleman mengusulkan Danais Rp18 miliar untuk pembangunan lanjutan 2027.
Kulonprogo membangun irigasi perpipaan gravitasi senilai Rp485 juta untuk mengatasi krisis air sawah padi di wilayah perbukitan.
DPR menilai penindakan TPPO modus pengantin pesanan penting untuk melindungi korban dan mencegah eksploitasi serta kekerasan.
DPRD Sleman berharap investasi kereta gantung Prambanan Rp200 miliar menyerap tenaga kerja lokal dan menggerakkan UMK masyarakat.