LONGSOR GUNUNGKIDUL : BPBD Koordinasi dengan Pemilik Pertambangan

David Kurniawan
David Kurniawan Senin, 06 Maret 2017 10:18 WIB
LONGSOR GUNUNGKIDUL :  BPBD Koordinasi dengan Pemilik Pertambangan

JIBI/SOLOPOS/Dwi Prasetya TANAH LONGSOR- Warga, Poniran, 32, memeriksa tanah yang longsor di Kampung Dadapan, Kalurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Kamis (12/5) malam. Tanah di bantaran sungai Bengawan Solo tersebut longsor dengan kedalaman mencapai tiga meter, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Longsor Gunungkidul, proses evakuasi membuahkan hasil

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL  – Setelah menemukan seluruh korban, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Gunungkidul juga membersihkan aliran sungai di sekitar longsor.

Selain itu, Kepala BPBD Gunungkidul Budhi Harjo mengaku akan berkoordinasi dengan pemilik pertambangan terkait langkah ke depan paska-terjadinya musibah. Terlebih lagi, sambung dia, di sekitar lokasi juga masih terdapat bongkahan-bongkahan batu besar yang menimpa rumah milik korban.

Baca Juga : http://www.solopos.com/?p=798769">LONGSOR GUNUNGKIDUL : Ini Lokasi Penemuan Jenazah Mbah Tugiyem

“Ini perlu dibicarakan lagi. Yang jelas, upaya evakuasi sudah dihentikan seiring ditemukannya dua korban yang hilang,” paparnya, Minggu  (5/3/2017)

Ditambahkan Budhi, pihaknya juga masih akan melakukan kajian terkait dengan potensi longsor susulan. Pasalnya di sekitar lokasi masih ada titik yang kondisinya batuannya tidak stabil sehingga dapat ambrol sewaktu-waktu.

“Itu yang patut diwaspadai sehingga dibutuhkan kajian agar bebatuan tersebut tidak membahayakan warga,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online