ISU PKI BANGKIT : Warga di Pojong Terima Kiriman Video Komunis, Dari Siapa?

David Kurniawan
David Kurniawan Rabu, 15 Maret 2017 21:55 WIB
ISU PKI BANGKIT : Warga di Pojong Terima Kiriman Video Komunis, Dari Siapa?

Dua Keping DVD tentang komunis yang diterima oleh perangkat desa di Kecamatan Ponjong. foto diambil beberapa waktu lalu. (IST)

Isu PKI bangkit berhembus di Gunungkidul

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Sejumlah desa di Kecamatan Ponjong mendapatkan kiriman kaset video berisi tentang komunis. Saat ini pihak berwenang terus melakukan penyelidikan tentang ajaran yang terlarang di Indonesia tersebut.

Kiriman yang diduga bermaterikan tentang ajaran komunis ini beredar pada Senin (6/3/2017) lalu ke sejumlah desa, salah satunya di Genjahan, Ponjong. Dalam paket kiriman tersebut, terdapat empat buah keping DVD dan sebuah proposal untuk kegiatan kesehatan yang dilakukan oleh kelompol Falun Dafa yang beralamatkan di Siduadi, Mlati, Sleman.

“Awalnya kami tidak menaruh curiga karena saat kiriman datang langsung diregister di buku milik desa,” kata Kepala Desa Genjahan Agus Hariyanto saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/3/2017).

Dia menjelaskan, kecurigaan baru terlihat saat kiriman paket itu dibuka. Di dalam amplop terdapat sebuah proposal kegiatan dari kelompok Falun Dafa lengkap dengan empat kaset video.

“Yang membuat kami kaget dalam kaset itu terdapat dua kaset yang bertuliskan sembilan komentar tentang Partai Komunis. Sedang dua kaset lainnya bermaterikan tentang kegiatan senam untuk kesehatan,” katanya.

Mendapati kiriman itu, Agus langsung melaporkan ke anggota Bhabinkhamtibmas yang bertugas di Desa Genjahan. Selanjutnya barang bukti ini dibawa petugas ke Mapolsek Ponjong untuk kepentingan penyelidikan.

“Saya belum lihat isi video seperti apa karena kami tidak mau ambil risiko. Kaset-kaset itu selanjutnya diserahkan ke pihak yang berwajib,” kata Agus lagi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online