JJLS Kelok 23 Gunungkidul-Bantul Bakal Punya Rest Area, Jadi Tempat Wisata
JJLS Kelok 23 Gunungkidul-Bantul ditargetkan dibuka September 2026. Kawasan ini diwacanakan memiliki rest area, UMKM, dan gardu pandang.
Ilustrasi penyingkiran tanah longsor dengan alat berat di Trenggalek (Destyan Sujarwoko/JIBI/Solopos/Antara)
Longsor Gunungkidul di Butak ditangani secara hati-hati.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul akan menurunkan batu besar yang masih menempel di bukit Gunung Butak, Dusun Jentir, Sambirejo, Ngawen pada Sabtu (18/3/2017). Rencananya pemecahan dilakukan secara manual dan melibatkan sejumlah relawan dan petugas keamanan dari Polres dan Kodim 07/30 GK.
Baca Juga :http://m.solopos.com/2017/03/15/longsor-gunungkidul-batu-menempel-di-puncak-gunung-butak-diturunkan-secara-manual-801838"> LONGSOR GUNUNGKIDUL : Batu Menempel di Puncak Gunung Butak Diturunkan Secara Manual
Disinggung mengenai teknis penurunan, Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Budhi Harjo mengaku sudah memiliki beberapa opsi. Salah satunya dengan membagi kelompok menjadi dua tim. Tim pertama bertugas di atas untuk mencoba melepaskan batu yang masih menempel dengan menggunakan linggis dan alat pemecah lainnya. Sementara tim kedua berada di bawah untuk menarik batu agar saat jatuh tidak menimpa ke lokasi rumah warga.
“Ini sudah kami pikirkan matang-matang. Bahkan sebelum opsi ini dipilih, kami bersama-sama Pak Dandim mengecek dengan naik ke atas bukit sebanyak dua kali,” kata Budhi lagi, Rabu (15/3/2017).
Bupati Gunungkidul Badingah mengaku sudah mendapatkan informasi dari BPBD terkait dengan penurunan batu di puncak bukit Gunung Butak. Dia pun berharap proses pemecahan itu dapat berjalan lancar sehingga warga tidak lagi khawatir dengan adanya potensi longsor susulan di wilayah tersebut.
“Rencananya Sabtu besok [18/3/2017] batu yang menempel akan diturunkan,” kata Badingah.
Menurut dia, meski ada harapan agar pelaksanaan pemecahan berlangsung lancar. Namun BPBD tetap waspada adanya kemungkinan terburuk akan bahaya material reruntuhan mengenai rumah warga. Untuk itu, sambung Badingah, pihaknya sudah menyiapkan bantuan stimulan kepada warga yang rumahnya terkena reruntuhan.
“Kami memiliki dana kebencanaan dan itu bisa digunakan. Hanya saja, dana ini tidak bisa digunakan membangun secara penuh karena bantuan yang diberikan hanya bersifat stimulant berupa pasir, triplek, asbes, semen dan paku,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JJLS Kelok 23 Gunungkidul-Bantul ditargetkan dibuka September 2026. Kawasan ini diwacanakan memiliki rest area, UMKM, dan gardu pandang.
Jadwal KA Bandara YIA 3 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA–Jogja dan Jogja–YIA dari pagi hingga malam.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 3 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 3 September 2026 mulai 05.00 hingga 20.42 WIB. Cek waktu kedatangan di setiap stasiun.
34 santri korban dugaan keracunan di Ponpes Manba'ul Hikam masih dirawat di RSI Siti Hajar dan dijadwalkan pulang Kamis pagi.
Jadwal KRL Jogja-Solo 3 September 2026 tersedia dari Yogyakarta hingga Palur. Cek waktu keberangkatan di setiap stasiun.