Kalurahan Plembutan Gunungkidul Kembangkan Mitigasi Banjir, Dilirik ASEAN
Kalurahan Plembutan, Gunungkidul, mengembangkan mitigasi banjir berbasis peringatan dini setelah banjir 2017 dan 2025. Program ini menarik perhatian ASEAN.
Sejumlah anak-anak melihat kambing-kambing mati karena serangan hewan misterius di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus. Minggu (10/9/2017). (IST/dok. Pemdes Purwodadi)
Serangan hewan liar di wilayah Gunungkidul menyebabkan 56 kambing milik warga mati secara mendadak.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Serangan hewan liar di wilayah Gunungkidul menyebabkan 56 kambing milik warga mati secara mendadak.
Baca juga : http://m.harianjogja.com/?p=855594">PETERNAKAN GUNUNGKIDUL : Akhirnya, Ada Warga yang Melihat Wujud Hewan Penyerang Ternak
Wilayah Desa Purwodadi, Tepus menjadi daerah yang banyak ditemukan serangan dengan jumlah mencapai 44 kasus. Adapun sisanya 12 kasus merupakan peristiwa yang terjadi di Kecamatan Rongkop.
Kepala Seksi Pemerintahan Desa Purwodadi Suyanto mengatakan untuk sementara wilayahnya aman dari serangan hewan liar. Namun demikian, pemilik ternak harus tetap waspada karena hingga sekarang sudah ada 44 kambing mati karena digigit.
“Kebanyakan kasus terjadi di wilayah Dusun Sureng dan Danggolo,” kata Yanto kepada Harianjogja.com, Senin (2/10/2017).
Dia menjelaskan, meski sudah banyak kambing yang mati, warga belum mengetahui secara pasti hewan liar yang melakukan penyerangan.
“Kami cuman bisa lihat dari ciri-ciri serangan, dimana banyak ditemukan luka gigitan di bagian leher dan perut pada kambing mati. Namun untuk pastinya, tidak tahu karena warga belum ada yang melihat peristiwa serangan secara langsung,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Unit Binmas Polsek Rongkop, Aiptu Soeprapto mengatakan, sejak pertengahan Agustus lalu telah terjadi beberapa kali serangan hewan liar terhadap ternak warga. Dari serangan ini didata ada 12 ekor kambing yang mati. “Dari penyelidikan yang dilakukan, kemungkinan kematian ini disebabkan serangan anjing liar, karena sempat ada yang melihat peristiwa tersebut,” kata Soeprapto.
Menurut dia, serangan terakhir terjadi pada Jumat (29/9/2017) lalu terhadap dua kambing milik Nur Prayitno, warga Dusun Kendal, Melikan, Kecamatan Rongkop. “Sebenarnya ada tiga yang diserang, tapi seekor kambing dapat meloloskan diri dari serangan,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kalurahan Plembutan, Gunungkidul, mengembangkan mitigasi banjir berbasis peringatan dini setelah banjir 2017 dan 2025. Program ini menarik perhatian ASEAN.
Jadwal KA Bandara YIA 29 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan Jogja–YIA dan sebaliknya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.
Pemprov Jateng berkoordinasi dengan BKN, PPATK, dan OJK untuk menelusuri ASN yang diduga terlibat judi online serta menegakkan aturan disiplin.