Sensus Ekonomi Gunungkidul Selesai, Pengolahan Data Selesai Desember
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Akses jalan penghubung desa putus karena luapan Telaga Jonge dan Sureng
Harianjogja.com, SEMANU-Hujan yang mengguyur wilayah Gunungkidul pada Kamis (11/1/2018) malam membuat banjir di Desa Pacarejo, Semanu. Akibatnya, akses jalan penghubung desa putus karena luapan Telaga Jonge dan Sureng.
Seorang warga Pacarejo Warjito mengatakan, intensitas hujan yang tinggi ini pun membuat Telaga Jonge dan Sureng penuh air sehingga meluap sampai ke jalan. “Ketinggian sampai sekitar satu meter. Akibatnya, akses di Pacarejo putus karena tidak bisa dilalui,” katanya kepada wartawan, Jumat (12/1/2018).
Menurut dia, jalan yang terendam ini membuat aktivitas warga jadi terhambat. Kondisi itu pun berdampak pada kegiatan belajar dan mengajar di SD Negeri Jasem. Puluhan siswa tidak bisa berangkat ke sekolah karena terhalang banjir sehingga kegiatan belajar ada yang dipindahkan ke Masjid Al Islam, Desa Pacarejo. “Meski ada gangguan, tetapi kondisi sekarang [kemarin] tidak separah pada akhir November 2017 lalu,” ungkapnya.
Hal senada diungkapkan Kepala Desa Pacarejo Suhadi. Menurut dia, luapan Telaga Jonge dan Sureng membuat jalan desa terendam. Namun, kondisi tersebut sudah berangsur-angsur normal karena air sudah mulai surut. “Untuk jalan di sekitar Jonge sudah bisa dilalui, sedangkan luapan di Telaga Sureng juga sudah mulai surut,” ungkapnya.
Suhadi menjelaskan, ada beberapa faktor yang membuat telaga di Pacarejo meluap. Faktor pertama dikarenakan intensitas hujan tinggi sehingga area telaga tidak mampu menampung air yang masuk. Selain itu, luapan juga dipengaruhi keberadaan luweng yang tersumbat sehingga serapan air menjadi terganggu.
“Di desa kami ada enam luweng dan kondisinya butuh dinormalisasi. Untuk mencegah banjir kembali terulang, kami sudah melakukan koordinasi guna melaksanakan program normalisasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Citroën menghidupkan kembali 2CV sebagai mobil listrik. Konsepnya tampil 11 Oktober 2026 dan versi produksi ditargetkan meluncur 2028.
BRI menggelar Gebyar Lelang Serentak Nusantara 2026 dengan menawarkan lebih dari 5.000 aset di seluruh Indonesia pada 1 Oktober–30 November 2026.
John Herdman membawa ranking FIFA Indonesia dari posisi 122 ke 117. Bagaimana progres Garuda dibanding era Kluivert dan Shin Tae-yong?
BRI Peduli melatih 500 volunteer mengelola sampah jelang MotoGP Mandalika 2026 untuk mendukung kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
Reservasi hotel di Jogja naik 5%-15% menjelang WJNC 2026. PHRI DIY menyebut okupansi 25%-40% dan berharap dampak wisatawan meluas.