Profil AKBP Rosana Albertina Kapolres Gunungkidul
AKBP Rosana Albertina Labobar resmi memimpin Polres Gunungkidul dan memperkenalkan konsep Ngopeni untuk memperkuat pelayanan serta sinergi dengan masyarakat.
Jajaran Polres Gunungkidul terus berupaya meningkatkan keamanan dan ketertiban dengan menggelar razia penyakit masyarakat
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Jajaran Polres Gunungkidul terus berupaya meningkatkan keamanan dan ketertiban dengan menggelar razia penyakit masyarakat. Salah satu lokasi yang disasar adalah tempat hiburan malam di seputaran Kota Wonosari.
Hasilnya dalam razia yang digelar pada Jumat (9/2/2018) malam, polisi berhasil mengamankan puluhan botol minuman keras. Adapun razia pekat difokuskan ke tempat-tempat hiburan malam seperti yang ada di Jalan Baron, Desa Mulo, Jalan Ringroad Utara di Desa Bejiharjo, Karangmojo. Selain itu, operasi juga menyasar tempat karaoke di wilayah Kecamatan Semanu.
Kepala Polres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuadi mengatakan, di dalam razia tempat hiburan malam, petugas melakukan penggeledahan terhadap sejumlah pengunjung yang memadati tempat itu. Namun dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan barang mencurigakan berupa senjata tajam dan narkoba.
Hanya saja, lanjut Ahmad, polisi mengamankan 62 botol bir, satu tower minuman kapasitas tiga liter, miras oplosan satu botol ukuran 1,5 liter. “Semua kami sita untuk kepentingan penyelidikan,” katanya kepada wartawan, Sabtu (10/2/2018).
Dia menjelaskan, razia di tempat hiburan malam salah satu upaya yang dilakukan polres untuk menekan angka kriminalitas di masyarakat. Selain itu, upaya tersebut juga sebagai tindakan preventif untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di masyarakat.
“Minuman keras dapat menjadi pemicu terjadinya tindak pidana kriminalitas. Oleh karenanya, kami berkewajiban untuk melakukan pemberantasan,” kata Fuady.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AKBP Rosana Albertina Labobar resmi memimpin Polres Gunungkidul dan memperkenalkan konsep Ngopeni untuk memperkuat pelayanan serta sinergi dengan masyarakat.
IMCF 2026 di ISI Jogja melibatkan 20 komponis dari lima negara dengan tema Vestigium Sonorum dan kecerdasan artistik.
DPRD DIY meminta UMKM lokal dilibatkan dalam program MBG dan Kopdes Merah Putih serta mendorong perluasan pemasaran dan akses modal.
Kementerian Kebudayaan menargetkan pemugaran Mahastupa Borobudur rampung 24 Oktober 2026. Pemasangan Chattra masih berproses bersama UNESCO.
MotoGP Mandalika 2026 mencatat 157.875 pengunjung dan dampak ekonomi Rp5,2 triliun, meningkat 4,8% dibandingkan tahun lalu.
Okupansi hotel berbintang di Sleman berkisar 40%-50% selama low season. PHRI memperluas promosi dan membidik pasar MICE menjelang Nataru.