Pemkab Gunungkidul Fokus Entas Kemiskinan di 7 Wilayah Ini
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Agus Harimurti Yudhoyono./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL--Partai Demokrat menargetkan suara sebanyak 15% di Pemilu 2019. Salah satu upaya dilakukan untuk meraih target tersebut dengan menjalankan program satu kaus satu suara.
Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan Pemilu 2014 merupakan pil pahit bagi Demokrat karena hasilnya tidak sesuai dengan harapan. Oleh karena itu, di 2019 mendorong agar partai bisa bangkit serta dapat memenangkan pemilihan.
“Pil pahit di 2014 dirasakan hingga lima tahun. Jadi di tahun depan, kami harus bangkit dan kembali meraih kejayaan dengan memenangkan pemilu. Untuk target, kami harus meraih suara 15 persen di tingkat nasional,” kata AHY dalam sambutan dalam pelantikan pengurus DPD-DPC Partai Demokrat DIY di Ruang Yudisthira, Jogjakarta Expo Center (JEC), Senin (9/4/2018).
Menurut dia, untuk meraih target ini harus memaksimalkan mesin partai dengan terus menjaring aspirasi dari masyarakat. Selain itu, warga juga ingin mendengar dan melihat apa yang ditawarkan oleh partai.
AHY menjelaskan ada tiga kunci yang bisa dijadikan senjata untuk meraih target di Pemilu 2019. Kunci pertama, internal partai yang solid. Menurut dia, kunci ini sangat penting karena dengan satu komando maka kebijakan akan lebih efektif dan arahan lebih jelas.
“Jangan sampai terpecah-pecah karena jika sampai terjadi maka semua target akan lepas. Kalau sudah seperti ini, pihak lain akan senang karena Demokrat tetap menjadi partai yang kecil,” ujarnya.
Kunci sukses yang kedua adalah bekerja keras dan ikhlas. Menurut AHY, untuk mencapai target yang telah ditentukan tidak bisa dengan cara santai. Namun seluruh elemen partai dari tingkat pusat hingga ranting harus bekerja keras dan menggunakan hati sehingga tercipta militansi yang dapat menjadi penyemangat dalam meraih kesuksesan.
“Kalau ingin menang kita harus bekerja keras dan ikhlas karena setiap jerih payah yang kita lakukan akan bermanfaat dan menjadi pahala,” katanya.
Kunci sukses terakhir dalam pemenangan adalah memiliki strategi yang efektif. Menurut dia, strategi dalam pemenangan sangat penting, salah satunya dengan target satu kaus satu suara.
Ia meyakini jika strategi ini dapat dijalankan maka target di Pemilu 2019 pasti akan tercapai.
“Yang tak kalah penting dalam pemenangan, harus mengetahui karakteristik masyarakat di daerah sehingga dapat dijadikan rujukan penerapan strategi pemenangan,” katanya lagi. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pembangunan infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir menjadi modal penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi
Pembangunan ruas Kretek-Girijati yang dikenal sebagai Kelok 23 ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026. Meski konstruksi segera rampung.
mpatkan kesejahteraan guru sebagai salah satu perhatian pemerintah. Salah satunya melalui pengangkatan guru menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja
Pegadaian bergerak cepat membantu pemulihan pascagempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
Cek rute dan tarif Trans Jogja 2026, mulai Rp500 untuk pelajar hingga Rp3.500 untuk pembayaran tunai.