Herbalife Gandeng Yayasan Cita Sehat Cegah Stunting di Gunungkidul
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Ilustrasi Malioboro./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA-Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro Syarif Teguh menjelaskan selama pembangunan jalur pedestrian sisi barat, moda transportasi tradisional tersebut masih bisa ngetem (menunggu penumpang) di lokasi yang ditentukan.
Ke depan, ada alternatif lokasi mangkal yang juga disediakan bagi andong dan becak. "Yakni ruang-ruang ‘cerukan’ di sisi barat pedestrian setiap sekitar 50 meter atau sekitar 100 meter," katanya.
Ruang-ruang ‘cerukan’ yang disediakan sebagai lokasi mangkal dapat menampung sekitar 28 andong dan sekitar 50 becak. Diakuinya secara kapasitas ruang tersebut tidak mampu menampung seluruh andong dan becak di Malioboro.
"Di Malioboro ada sekitar 100 andong dan sekitar 600 becak dari 60 kelompok becak. Kami ingin memahamkan andong dan becak adalah kendaran premium, sehingga perlu ada pembatasan saat pedestrian penuh berlaku," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Spanyol bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Inggris 3-2 di Wembley dalam laga pembuka UEFA Nations League.
Wisatawan dari kawasan Malioboro yang hendak menuju Pantai Parangtritis dapat memanfaatkan Bus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 27 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.