Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Para siswa kelas X SMK Muhammadiyah I Imogiri saat mengikuti latihan dasar mental disiplin yang berlangsung mulai 9-13 April 2018 lalu, Jumat (13/4/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL-Sedikitnya 503 siswa kelas X, SMK Muhammadiyah 1 Imogiri mengikuti latihan dasar mental disiplin yang diselenggarakan mulai Senin (9/4/2018) hingga Jumat (13/4/2018) lalu. Tujuan dari kegiatan ini guna membentuk karakter siswa untuk menjadi generasi muda yang unggul dan berprestasi.
Ketua Panitia Kegiatan, Wiranti Prastomo mengatakan, kegiatan latihan dasar diselenggarakan selama lima hari. Selama pelatihan berlangsung, pihak sekolah juga menggandeng Kodim 0729/ Bantul sebagai pembina kegiatan.
“Alhamdulillah semua kegiatan berjalan dengan lancar,” kata Prastomo kepada Harianjogja.com, Jumat (13/4/2018) lalu.
Menurut dia, dalam pelatihan para peserta diberikan beberapa materi mulai dari teori wawasan kebangsaan, bela negara, pasukan baris-berbaris, hingga long march berkeliling Desa Girirejo. Adapun tujuan dari pendidikan ini untuk melatih mental disiplin anak agar mencintai tanah air, memiliki daya juang, patriotisme, dan peduli terhadap sesama.
Diharapkan pula dengan kegiatan tersebut juga dapat membentuk karakter siswa sebagai generasi muda yang unggul dan berprestasi. “Pelatihan ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan sekolah dan untuk tahun ini merupakan penyelenggaraan yang keempat,” katanya lagi.
Menurut dia, pelatihan pembentukan karakter akan terus dilaksanakan setiap tahunnya karena sebagai upaya memberikan kegiatan positif bagi para murid. “Rencanaya latihan dasar mental disiplin terus dilaksankaan karena memiliki tujuan yang baik demi perkembangan siswa yang baik pula,” imbuhnya.
Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Imogiri Nur Wahyuntoro mengatakan, latihan dasar mental disiplin terhadap siswa kelas X hanya menjadi salah satu kegiatan sekolah. Pasalnya, selain kegiatan membentuk karakter anak juga diselenggarakan program penyuluhan seperti bahaya narkoba, tertib berlalu lintas hingga kesehatan reproduksi.
“Di luar jam sekolah kami juga memiliki kegiatan ekstrakurikuler seperti pencak silat, futsal, badminton, hingga sepak takraw,” tuturnya.
Dijelaskan Nur, berbagai kegiatan yang dilakukan sekolah sebagai upaya untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi para siswa, baik dari sisi akademis maupun nonakademis.
“Semua harus dipadukan sehingga kemampuan dimiliki para siswa dapat semakin lengkap sehingga memiliki daya saing yang tinggi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.