Kisah Hidup ALD, Bocah Yatim Piatu yang Dihukum Mandi Oli

Fahmi Ahmad Burhan
Fahmi Ahmad Burhan Selasa, 01 Mei 2018 19:00 WIB
Kisah Hidup ALD, Bocah Yatim Piatu yang Dihukum Mandi Oli

Rumah almarhum orang tua ALD, 14 di Turi, Sleman./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan

Harianjogja.com, SLEMAN- Bocah berinisial ALD, 14, yang viral di media sosial karena dihukum mandi oli bekas lantaran mencuri onderdil motor, menjadi yatim piatu saat kelas lima SD.

Orang tua ALD meninggal pada 2015, bapaknya meninggal karena kecelakaan jatuh dari pohon sedangkan ibunya sakit.

Kepala dusun di tempat tinggal ALD, Muhammad Jamhari mengatakan ALD menjadi anak yatim setelah ditinggal oleh kedua orang tuanya pada 2015. Bapaknya meninggal karena kecelakaan jatuh dari pohon, sedangkan ibunya meninggal karena sakit.

Setelah itu ALD tinggal dengan pamannya Sunardi, dan menempati rumah Sunardi, sedangkan rumah orang tuanya yang sebelumnya kosong dikontrakkan sampai sekarang. Secara administrasi ALD masuk ke KK Sunardi.

Rumah yang dulu ditempati oleh ALD dan kedua orang tuanya mendapat bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Pemkab Sleman sebelum orang tua ALD meninggal.

Meskipun tinggal dengan pamannya, namun menurut Jamhari, tetangga sekitar memperhatikan kondisi ALD. "Karena kan dulu bapaknya [Bapaknya ALD] juga akrab dengan warga, jadi ya warga juga bantu," ungkapnya.

Jamhari mengatakan keadaan ekonomi Sunardi yang mengurusi ALD pun terhitung cukup. "Kalau dikatakan, ya kondisi ekonomi paman yang mengurusinya terhitung menengah, tetangganya juga setelah bapaknya [Bapaknya ALD] meninggal itu langsung biayain sekolah," katanya.

Menurut Jamhari permasalahan dengan pihak pemilik bengkel sudah diselesaikan. "Kami langsung mendatangi pihak sana [Pemilik bengkel] malam harinya, dan pada dasarnya kami juga menyadari, anak ini bersalah, apabila ada hal-hal yang perlu dipertanggung jawabkan lagi, entah ganti rugi, kami siap mengganti, namun dari pihak sana juga sudah memaafkan," ujarnya.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online