Serangan Monyet Liar di Tepus Gunungkidul Makin Masif, Petani Resah
Serangan monyet ekor panjang di Tepus Gunungkidul makin masif, petani resah dan minta solusi untuk lindungi hasil panen.
Direktur PDAM Bantul Yudi Indarto (kanan) saat menerima penghargaan Top BUMD 2018 di Balai Sarbini, Jakarta, Kamis (3/5/2018) lalu./ist-PDAM Bantul
Harianjogja.com, BANTUL--PDAM Bantul menjadi salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang meraih penghargaan Top BUMD 2018. Torehan prestasi ini akan dijadikan momentum bagi manajemen untuk meningkatkan kualitas mutu pelayanan kepada masyarakat.
Direktur PDAM Bantul Yudi Indarto mengaku senang dengan penghargaan Top BUMD yang telah diraih. Menurut dia, keberhasilan itu tidak lepas dari kinerja PDAM yang terus menunjukkan grafik yang memuaskan. Hal ini dapat dilihat dari hasil audit tim independen yang memberikan predikat wajar tanpa pengecualian.
Selain itu, penilaian juga tidak lepas dari tren keuntungan yang diraih perusahaan pelat merah tersebut. Sebagai gambaran, lanjut Yudi, pada 2013 lalu keuntungan yang diperoleh hanya di kisaran Rp130 juta. Namun, untuk sekarang keuntungan PDAM hampir mencapai Rp1 miliar. “Keuntungan kami kemarin di angka Rp900 jutaan,” kata Yudi kepada wartawan, Senin (7/5/2018).
Menurut dia, penghargaan Top BUMD 2018 memberikan kebanggaan, terlebih lagi dalam prosesnya PDAM harus bersaing dengan 2.000-an BUMD di seluruh Indonesia. “Kami bersyukur, PDAM dapat menjadi salah satu perusahaan daerah yang mendapatkan penghargaan tersebut,” ucapnya.
Yudi menambahkan penghargaan Top BUMD yang diraih akan dijadikan penyemangat untuk meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Salah satunya berkaitan dengan jangkauan pelayanan. Hingga saat ini, pelayanan PDAM baru menyasar ke 29.000 pelanggan. Rencananya, pada tahun ini akan menambah 3.000 pelanggan yang berasal dari kalangan keluarga kurang mampu sebanyak 1.500 sambungan rumah (SR) baru dan 1.500 pelanggan lainnya dari masyarakat biasa. “Mudah-mudahan di akhir tahun nanti pelanggan yang dimiliki bisa bertambah menjadi 32.000 pelanggan,” katanya.
Selain PDAM Bantul yang mendapatkan penghargaan Top BUMD 2018, dalam penghargaan yang digelar di Rafflesia Grand Balai Kartini, Jakarta pada Kamis (3/5/2018) lalu, Bupati Bantul Suharsono juga mendapatkan penghargaan Top Pembina BUMD 2018.
Anggota DPRD Bantul Suradal berharap kepada PDAM untuk terus meningkatkan mutu pelayanan. Menurut dia, masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan seperti permasalahan jangkauan pelayanan hingga potensi bisnis yang perlu dikembangkan.
Dia mencontohkan untuk pengembangan air minum dalam kemasan belum ada langkah konkret guna mewujudkan rencana bisnis tersebut. “Buktinya hingga sekarang pemasaran masih dalam area yang kecil. Harapan kami itu bisa diperluas karena memiliki potensi bisnis yang sangat baik,” kata Suradal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Serangan monyet ekor panjang di Tepus Gunungkidul makin masif, petani resah dan minta solusi untuk lindungi hasil panen.
Bus KSPN Jogja layani rute ke pantai selatan mulai Rp12.000. Cek jadwal lengkap dan nikmati liburan praktis tanpa ribet.
Bupati Banyumas Sadewo sebut Lengger Bicara 2026 jadi ruang budaya, edukasi, dan penguatan identitas daerah.
Mentrans dorong hunian vertikal dan standar rumah tipe 45 di kawasan transmigrasi untuk solusi lahan sempit.
Jadwal SIM keliling Jogja Juni 2026 lengkap. Ada layanan pagi hingga malam, cek lokasi, syarat, dan biaya terbaru.
Senegal pesta gol 5-0 atas Irak di Piala Dunia 2026. Peluang lolos ke babak 32 besar masih terbuka.