Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Foto ilustrasi penerangan jalan/Antara/Mohamad Hamzah
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul menargetkan perbaikan dan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) selesai sebelum H-7 Lebaran.
"Pemasangan dan perbaikan PJU kami khususkan di jalan yang belum ada penerangan. Kalau jalur utama relatif sudah ada semua. Kisaran sudah 85 persen," ujar Kepala Dishub Gunungkidul, Syarief Armunanto kepada Harianjogja.com, Selasa (22/5/2018).
Beberapa jalan, terutama di daerah yang menjadi jalan alternatif diakuinya masih kekurangan PJU. Beberapa di antaranya ada di Jalan Imogiri-Dlingo-Getas-Wonosari, Jalan Bantul-Panggang-Saptosari-Paliyan-Wonosari, dan Jl. Gedangsari-Nglipar-Wonosari.
"Terutama daerah pinggiran. Namun kalau untuk spot-spot seperti jalan tikungan sudah ada," ujarnya.
Syarif menjelaskan target penuntasan optimasilasi PJU sebelum H-7 Lebaran demi kenyamanan pemudik. Sebab selepas lewat waktu tersebut dimungkinkan terjadi peningkatan jumlah pemudik yang masuk ke Gunungkidul. "Kita kan juga buka jalur alternatif buat pemudik, jadi demi keselamatan mereka PJU sudah kelar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Jemaah haji asal Probolinggo meninggal dunia di Makkah setelah dirawat di ICU akibat gagal napas. Almarhum sempat menunaikan umrah wajib.
Pemerintah segera terbitkan aturan baru e-commerce yang mengatur transparansi biaya marketplace dan perlindungan UMKM serta seller.