Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Pemusnahan barang bukti di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Wonosari, Gunungkidul, Selasa (26/6/2018)./JIBI-Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Penyalahgunaan obat-obatan keras dan berbahaya marak di Gunungkidul. Hal itu dipicu mudahnya para pelaku mendapatkan obat-obatan tersebut.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady mengatakan penyalahgunaan obat-obatan seperti pil sapi marak terjadi lantaran harga yang murah. "Bayangkan saja 10 butir dihargai Rp10.000. Makanya itu memang perlu dilakukan pengawasan," ujarnya.
Adapun upaya pencegahan oleh kepolisian sebenarnya sudah dilakukan dengan menyasar kalangan muda. Sebab menurutnya generasi muda adalah yang rentan terkontaminasi obat-obatan seperti itu.
Bupati Gunungkidul, Badingah yang juga hadir dalam pemusnahan tersebut mendukung upaya berbagai pihak untuk memberantas peredaran narkoba dan sejenisnya.
"Fakta di lapangan ternyata banyak generasi muda yang mengkonsumsi itu [narkoba dan sebagainya], sehingga perlu ada pengawasan dari seluruh aspek baik dari keluarga maupun masyarakat," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.
Veda Ega Pratama finis ke-8 Moto3 Catalunya 2026 usai start dari posisi 20. Tampil impresif dan raih poin penting untuk Indonesia.