Soal Embung Dadapayu, Pemkab Gunungkidul Klaim Masih Tahap Pengkajian

Jalu Rahman Dewantara
Jalu Rahman Dewantara Rabu, 27 Juni 2018 16:20 WIB
Soal Embung Dadapayu, Pemkab Gunungkidul Klaim Masih Tahap Pengkajian

Ilustrasi embung./Antara

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Rencana pembuatan embung raksasa di Desa Dadapayu, Kecamatan Semanu, Gunungkidul yang diwacanakan sejak akhir 2017 lalu terganjal Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Sri Suhartanta mengaku belum terealisasinya proyek tersebut lantaran masih dalam tahap pembahasan dan pengkajian oleh Pemkab Gunungkidul. "Proyek ini intinya adalah mengoptimalkan air sungai bawah tanah di Bribin. Namun memang masih digodok terus," katanya, Rabu (27/6/2018).

Dalam merealisasikan proyek tersebut, menurut dia perlu pertimbangan yang matang. "Jika untuk ketersediaan air bersih dan pengentasan masalah kekeringan perlu dirembug dengan matang, supaya bisa bermanfaat tidak hanya di masyarakat sekitar tapi seluruh Gunungkidul," ucapnya.

Adapun program lain dalam pengentasan kekeringan dan ketersediaan air bersih saat ini menurutnya sudah berjalan dengan optimal. "Salah satunya dengan peningkatan pelayanan PDAM Tirta Handayani. Itu termasuk program yang sudah berjalan dengan dukungan kami," ujarnya.

Setiap tahun, lanjut Sri, Pemkab Gunungkidul menganggarkan Rp3,5 miliar guna menyasar lebih dari 1.600 sambungan rumah (SR) PDAM Tirta Handayani.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online