Tol Bawen-Jogja Bikin Distribusi Barang ke Pelabuhan Lebih Efisien
Pemkab Temanggung menilai Jalan Tol Bawen-Jogja mempercepat distribusi barang ke pelabuhan, meningkatkan efisiensi logistik, dan mendukung investasi.
Foto ilustrasi. /Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, SLEMAN--Meski telah memasuki era digital tetapi kearsipan digital belum dianggap sebagai program penting di kalangan pendidikan menengah dan tinggi. Bahkan pemahaman guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terutama di Jurusan Administrasi Perkantoran tidak menguasai kearsipan digital.
Pakar Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Sutirman menjelaskan, pembelajaran kearsipan digital yang dimaksud adalah membahas arsip. Namun istilah itu tidak populer, sangat jarang pada forum ilmiah di Indonesia membahas arsip karena dianggap tidak penting.
"Bahkan [arsip] dianggap sampah, sehingga dijual kiloan dan hasilnya hanya untuk membeli gorengan," ucapnya dalam Pidato Ilmiah Dies Natalis ke-7 Fakultas Ekonomi UNY, Kamis (28/6/2018).
Ia menilai pembelajaran kearsipan atau administrasi perkantoran di SMK dan perguruan tinggi selama ini lebih banyak pada materi pengelolaan arsip secara manual. Porsi materi pengelolaan arsip secara digital masih sangat sedikit. Terutama, SMK, Tirman menyorot rendahnya pemahaman guru Administrasi Perkantoran di SMK terhadap materi kearsipan digital.
Pria yang telah meneliti tentang kearsipan digital di SMK ini mengatakan, kurikulum otomatisasi tata kelola perkantoran (OTKP) atau dikenal administrasi perkantoran, pada mata pelajaran kearsipan terdiri atas 20 kompetensi dasar dan hanya ada satu kompetensi dasar yang membahas kearsipan digital.
"Berdasarkan penelitian yang saya lakukan pada 2016 lalu, sebagian besar guru [jurusan administrasi perkantoran] di SMK belum menguasai materi kearsipan digital, sehingga mereka mengalami kesulitan ketika harus mengajarkan kepada peserta didiknya," kata dia.
Tirman menegaskan, pembelajaran kearsipan digital mutlak dibutuhkan di era revolusi industri 4.0. Karena diperlukan ketersediaan arsip berisi informasi secara cepat dan tepat yang tidak dapat dilakukan dengan cara manual. Sehingga keterampilan mengelola kearsipan secara digital sangat diperlukan sebagai upaya menjawab tantangan zaman.
Oleh karena itu, pihaknya menyarankan perlunya dilakukan revisi terhadap kurikulum administrasi perkantoran, utamanya SMK yang hanya menempatkan porsi sedikit kearsipan digital. "Pengelolaan arsip pada era sekarang harus sesuai dengan tuntutan revolusi industri 4.0 yaitu berbasis digital," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Temanggung menilai Jalan Tol Bawen-Jogja mempercepat distribusi barang ke pelabuhan, meningkatkan efisiensi logistik, dan mendukung investasi.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari FIGC 16 hari setelah ditunjuk, akibat gagal menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia.
Harga emas Antam di Pegadaian naik Rp10.000 per gram pada Selasa 28 Juli 2026. Emas 1 gram kini dijual Rp2.727.000 dengan buyback Rp2.426.000.
Thom Haye tampil gemilang dengan tiga assist saat Timnas Indonesia mengalahkan Kamboja 5-1 pada laga perdana Piala AFF 2026. Ia kini memimpin daftar top assist
China perketat ekspor teknologi AI dan semikonduktor, ikuti langkah AS. Kebijakan ini berpotensi mempengaruhi rantai pasok dan harga gadget di Indonesia