Sempat Melesat di Kualifikasi Moto3 Junior, Ramadhipa Raih 9 Poin
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Wisatawan luar kota berjalan-jalan di taman bunga matahari Sanden, Samas, Minggu (1/4/2018)/Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, BANTUL--Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke destinasi wisata Bantul masih minim. Hal ini terlihat dari data kunjungan yang dimiliki Dinas Pariwisata. Selama kurun waktu 2017 jumlah kunjungan mencapai 3,7 juta orang. Namun kunjungan wisman baru di kisaran 10.000 pengunjung.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengakui, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bantul masih didominasi pengunjung dalam negeri. Jumlah kunjungan wisman tidak sebanding dengan tingkat kunjungan wisatawan dalam negeri. “Masih kecil dan hanya di kisaran 10.000 wisatawan asing,” kata Kwintarto.
Dia menjelaskan tingkat kunjungan wisatwan akan terus ditingkatkan. Hal ini tidak lepas dari program Pemkab Bantul memajukan pariwisata menuju tingkat internasional. “Jadi program Bantul menuju pariwisata dunia akan berhasil seiring dengan makin banyaknya wisatawan asing yang berkunjung ke destinasi di Bumi Projotamansari,” ujar pria yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata ini.
Kwintarto menjelaskan ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam meningkatkan kunjungan wisman. Salah satunya dengan melihat karakteristik turis yang lebih sensitif ketimbang wisatawan lokal. “Mereka [wisman] lebih peka, mencari keamanan dan rasa nyaman. Jadi karakteristik ini harus benar-benar dipertahankan sehingga wisman betah berkunjung ke Bantul,” katanya.
Untuk mewujudkan Bantul menuju pariwisata dunia, Kwintarto mengaku sudah menyiapkan beberapa program. Selain penataan kawasan destinasi yang lebih baik, juga dilakukan perbaikan fasilitas. Salah satunya dengan memperbaiki fasilitas toilet di lokasi wisata seperti yang ada di hotel berbintang.
“Program sudah mulai dijalankan. Harapannya dengan perbaikan dan penambahan sarana prasarana pendukung, pada 2020 mendatang sudah ada peningkatan kunjungan wisman secara signifikan,” ujarnya.
Anggota Komisi B DPRD Bantul Setiya mendukung penuh upaya Pemkab mewujudkan pariwisata menuju tingkat dunia. Dunia pariwisata menjadi sektor andalan untuk peningkatan pendapatan asli daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Untuk bisa mewujudkan hal ini, sektor pariwisata harus benar-benar digarap dengan serius,” katanya.
Menurut dia, keseriusan pemkab dalam pengembangan sektor pariwisata terlihat mulai dari gran desain perencanaan, pembangunan infrastruktur sarana prasarana pendukung, serta promosi. “Selain itu dalam pembangunan harus ada integrasi kawasan antara satu destinasi ke destinasi lain sehingga bisa saling melengkapi,” ujar Setiya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
UNS Surakarta juara Campus League Badminton 2026 setelah menaklukkan BINUS dalam drama tiga set. UNS juga meraih gelar ganda putra.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memperkuat sinergi dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) dan para pelaku usaha di kawasan industri
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Sakit gigi berulang dan gigi berlubang dalam bisa menjadi tanda kerusakan. Kenali kapan Perawatan Saluran Akar atau PSA diperlukan.
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada usia 73 tahun. Simak profil, perjalanan seni, Guruh Gipsy, hingga kiprahnya di dunia politik.