Skrining TBC Gunungkidul Belum Optimal, Kesadaran Warga Jadi Kendala
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Bupati Bantul Suharsono mengecek aliran air Spamdus di Dusun Payaman Lor, Girirejo dalam peresmian program Pamsimas 2018, Kamis (12/7/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL -- Pemkab Bantul terus berupaya mengatasi masalah krisis air bersih di masyarakat. Pemenuhan kebutuhan air warga dilakukan melalui PDAM dan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) melalui Sistem Pengelolaan Air Minum Desa (Spamdes).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul Bobot Ariffi’aidin mengatakan permasalahan air bersih menjadi salah satu program yang harus diatasi Pemkab. Menurut dia, hingga saat ini masih ada beberapa wilayah yang kekurangan air, khususnya saat musim kemarau.
“Untuk penanganan kami kombinasikan antara program dari PDAM dan Pamsimas,” kata Bobot kepada wartawan di sela-sela peresmian Pamsimas III di Dusun Payaman Lor, Girirejo, Imogiri, Kamis (12/7/2018).
Menurut dia, keberadaan Pamsimas dapat membantu upaya penanganan krisis air, khususnya di wilayah yang tidak terjangkau layanan PDAM. Oleh karena itu, dengan Pamsimas pelayanan air ke masyarakat dapat lebih maksimal.
Hingga saat ini di wilayah Bantul program Pamsimas sudah bergulir di 30 desa, dengan jumlah Spamdes di 206 desa. Diharapkan dengan program ini dapat mengurangi masalah krisis air bersih di masyarakat, khususnya di musim kemarau.
“Program Pamsimas akan terus dilaksanakan. Di tahun ini ada lima desa yang mendapatkan program tersebut,” kata dia.
Dijelaskan Bobot, untuk sambungan rumah penyediaan air bersih melalui Pamsimas sudah terpasang di 6.497 rumah. Total dari pemasangan tersebut sudah dapat memberikan layanan air kepada 22.362 jiwa.
Bupati Bantul Suharsono berharap program Pamsimas yang telah dijalankan benar-benar dijaga sehingga berjalan dengan baik. “Sudah saya cek. Spamdes sangat baik dan ini harus dijaga untuk melayani air bersih kepada masyarakat. Jangan sampai sarana yang dibangun ini menjadi sia-sia karena kurang perhatian dari warga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 26 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.