Skrining TBC Gunungkidul Belum Optimal, Kesadaran Warga Jadi Kendala
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Bupati Bantul Suharsono bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY saat meninjau harga bahan pokok di Pasar Bantul, Jumat (11/5/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL -- Pembangunan Pasar Barongan, Desa Sumberagung, Jetis memasuki tahap lelang. Total biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan sebesar Rp6 miliar yang berasal dari dana tugas pembantuan (TP) dari Kementerian Perdagangan.
Kepala Dinas Perdagangan Bantul Subiyanta Hadi mengatakan pemberian dana tugas pembantuan dari Kementerian Perdagangan sebesar Rp6 miliar sudah tidak ada masalah.
“Surat Informasi Rencana Umum Pengadaan [Sirup] dari Pusat sudah keluar. Artinya dana TP hampir pasti bisa dicairkan. Rencananya dana tersebut digunakan membangun pasar Barongan,” kata Subiyanta, Rabu (25/7/2018).
Menurut dia, selama pengurusan dana TP, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk mengurus proses lelang. “Saat ini sudah memasuki tahap siap dilelangkan,” kata dia.
Ia berharap proses lelang berjalan dengan lancar sehingga pemenang atau rekanan yang akan membangun Pasar Barongan sudah diketahui di akhir bulan ini. “Mudah-mudahan bisa selesai tepat waktu,” katanya.
Dikatakan Subiyanta, pembangunan Pasar Barongan hanya salah satu program revitalisasi pasar tradisional yang dilaksanakan Pemkab. Menurut dia, setiap tahun Pemkab rutin memperbaiki pasar-pasar tradisional di Bantul.
“Kalau yang dibangun dengan dana TP baru sekali, sedang yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus atau dari APBD Murni telah berlangsung dan rutin dilaksanakan setiap tahun,” ujar dia.
Anggota Komisi B DPRD Bantul Jumakir mengatakan pihaknya sudah mengetahui ada alokasi dana TP untuk pembangunan pasar tradisional. Menurut dia, Pemkab harus bergerak cepat agar pencairan dana bisa segera dilakukan sehingga pembangunan dapat terlaksana. “Sebelum itu, segala persyaratan yang dibutuhkan harus dilengkapi,” katanya.
Dia berharap dengan pembangunan pasar melalui dana TP dapat membantu revitalisasi pasar yang dilaksanakan Pemkab setiap tahun. “Lokasi pembangunan sudah dipilih di Pasar Barongan, jadi harus segera dilaksanakan sehingga selesai tepat waktu,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Lansia belum punya akta kelahiran tetap bisa mengurus ke Disdukcapil. Gunakan SPTJM F-2.03 dan F-2.04 bila dokumen hilang.
Poktan Swa Katon Asri Wirobrajan menanam padi dalam ratusan galon bekas. DPRD Kota Jogja menilai inovasi ini layak direplikasi.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Instagram menghadirkan Pixel, fitur AI baru untuk menyamarkan wajah atau objek di Stories hanya dengan perintah teks.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian