Ini yang Bikin Kerugian Terjangan Gelombang Tinggi Lebih Besar Ketimbang Sebelumnya

Jalu Rahman Dewantara
Jalu Rahman Dewantara Kamis, 26 Juli 2018 18:20 WIB
Ini yang Bikin Kerugian Terjangan Gelombang Tinggi Lebih Besar Ketimbang Sebelumnya

Seorang warga tengah memperhatikan bangunan rumah makan yang roboh akibat ombak besar yang melanda Pantai Drini, Kecamatan Tanjungsari, Rabu (25/7/2018)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kerugian akibat ombak besar yang menerjang kawasan pantai Gunungkidul, Rabu (25/7/2018) diperkirakan lebih besar ketimbang peristiwa serupa yang terjadi pekan lalu.

Pasalnya selain menghancurkan bangunan warga, derasnya gelombang kemarin membuat sejumlah pos pantau milik SAR Satlinmas hancur berantakan. Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul Sunu Handoko mengungkapkan dua dari empat posko SAR di kawasan pantai sisi timur Gunungkidul telah hancur.

Kedua posko tersebut berada di Pantai Jungwok dan Pantai Siung. Akibatnya sejumlah peralatan bantu milik SAR rusak. Sebagian lagi hanyut terbawa ombak. "Jika dibanding minggu lalu [Rabu (18/7)] jelas lebih besar [kerugian] kali ini. Perkiraan bisa mencapai Rp200 juta meliputi posko beserta isinya dan kerusakan bangunan milik warga," ucap Sunu melalui sambungan telepon kepada Harian Jogja, Kamis (26/7/2018).

Hal senada juga diungkapkan Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Marjono. Adapun posko yang porak poranda di pantai sisi barat Gunungkidul meliputi pos Pantai Nguyahan dan Drini. Bahkan sebuah tower EWS milik BPBD di Pantai Drini turut hancur.

"Kalau merujuk dari data kerusakan kami, perkiraan kerugian lebih besar dibanding minggu lalu. Bisa mencapai ratusan juta," kata Marjono.

Adapun saat ini seluruh laporan kerusakan posko beserta segala inventaris milik SAR yang hilang telah dilaporkan ke dinas terkait dengan harapan segera mendapat ganti.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online