Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Ilustrasi e-KTP./Solopos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul akan mendatangi sejumlah sekolah menengah atas dan kejuruan untuk program perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) demi membantu pemilih pemula Pemilu 2019 agar tetap bisa menggunakan hak pilih.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Gunungkidul Arisandy Purba mengatakan penduduk Gunungkidul yang berumur 17 tahun sebelum Pemilu 2019 ada sebanyak 8.100 orang. Program mendatangi sekolah ini dilakukan agar ada sinkronisasi data antara Komisi Pemilihan Umum dan Disdukcapil.
Program rekam e-KTP ini akan dimulai pada September mendatang sampai Maret 2019 dengan menarget 20 sekolah. "Jangan sampai anak-anak sekolah kehilangan haknya untuk memilih,” kata Aris, Rabu (8/8).
Saat ini 97% masyarakat di Gunungkidul telah perekaman e-KTP sehingga masih kurang 3% atau sekitar 8.000 orang yang belum perekaman. Warga yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik di antaranya yang telah jompo dan penyandang disabilitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
PP Tunas memungkinkan perubahan status risiko TikTok, Roblox, dan YouTube jika lolos evaluasi perlindungan anak digital.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.