Perbaikan Jalan dan Drainase Depan Pasar Ngawen Ditarget Rampung 18 Oktober 2026
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp967 juta untuk memperbaiki jalan depan Pasar Ngawen sekaligus membangun drainase agar tak mudah rusak.
Bupati Bantul Suharsono./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Bupati Bantul Suharsono berharap partisipasi aktif dari masyarakat untuk memberantas peredaran minuman keras dan narkoba. Hal ini disampaikan saat meresmikan Kantor Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Bantul, Rabu (9/8/2018).
Menurut dia, tanpa partisipasi dari masyarakat upaya pemberantasan tidak akan optimal karena jumlah personel keamanan yang masih sangat terbatas. “Warga harus ikut berpartisipasi. Minimal dengan melaporkan karena merekalah yang tahu kondisi di lingkungan masing-masing,” kata Suharsono.
Guna memberikan rangsangan kepada warga untuk aktif melaporkan, Suharsono mengaku siap memberikan penghargaan. Hingga saat ini, lanjut dia, sudah memberikan penghargaan kepada tiga orang yang telah melaporkan aktivitas yang berbau miras maupun narkoba.
Untuk warga yang mendapatkan hadiah, Suharsono tidak mau membeberkan dengan dalih alasan keamanan.
“Mereka saya berikan uang sebagai penghargaan atas keberanian melapor ke polisi. Yang jelas, saya memberikan hadiah kepada siapa saja yang melaporkan dan langsung ditindaklanjuti polisi. Pukul berapa pun akan saya layani meski sudah pukul 01.00 WIB, saya siap membuka pintu rumah,” katanya.
Dia menambahkan hal yang sama berlaku bagi para pelajar. Siapa saja yang melaporkan akan mendapatkan hadiah apa yang diinginkan. “Mau handphone saya siap membelikan. Asalkan laporan itu sudah ditindaklanjuti polisi,” jelas Suharsono.
Menurut dia, pemberian hadiah sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi warga dalam upaya pengawasan peredaran narkoba dan miras. “Harus diberantas karena peredarannya sudah sangat mengkhawatirkan,” kata dia.
Suharsono menambahkan upaya pemberantasan harus dilakukan bersama semua elemen sehingga hasilnya dapat efektif. “Peredaran itu memang tidak bisa dihilangkan, tetapi upaya peredaran harus ditekan sekecil mungkin,” ujar Bupati.
Kepala BNNK Bantul Arfin Munajah mengatakan peredaran narkoba di Bantul sudah mengkhawatirkan dan menduduki peringkat kedua di DIY. Diharapkan dengan kepemilikan gedung sendiri dapat mengoptimalkan dalam upaya pemberantasan. “Personel kami sudah lengkap, jadi upaya pemberantasan akan lebih dimaksimalkan,” katanya.
Untuk kasus penyalahaan didominasi ganja dan sabu. Sementara untuk usia didominasi pengguna yang masuk usia produktif. “Ada juga yang anak-anak, tetapi kebanyakan hanya obat-obatan keras. Sedang untuk ganja dan sabu lebih kepada pengguna yang telah memiliki pekerjaan dan penghasilan sendiri,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp967 juta untuk memperbaiki jalan depan Pasar Ngawen sekaligus membangun drainase agar tak mudah rusak.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.