Dampak Gelombang Tinggi, Pantai Depok Kini Sepi Wisatawan

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Selasa, 21 Agustus 2018 18:17 WIB
Dampak Gelombang Tinggi, Pantai Depok Kini Sepi Wisatawan

Kolam renang di Laguna Depok, Parangtritis, Kretek, Bantul,Sabtu (30/6)./ Harian Jogja-Ujang Hasanudin

Harianjogja.com, BANTUL -Para pengusaha warung makan di Pantai Depok mengeluh sepinya pengunjung sejak awal Agustus ini. Mereka menduga sepinya pengunjung sebagai imbas dari air laut pasang pada akhir Juli lalu yang sempat memporakporandakan sejumlah warung makan.

Salah satu pemilik warung makan, Dardi Nugroho mengatakan sejak awal Agustus hingga pekan ketiga ini wisatawan yang berkunjung ke warungnya bisa dihitung jari. Padahal biasanya warung makan aneka masakan ikan laut milik Dardi selalu penuh sejak siang hingga malam hari, terutama saat akhir pekan.

"Libur akhir pekan lalu saja hanya tiga rombongan yang berkunjung," kata Dardi, saat dihubungi Senin (20/8/2018).

Ia mengaku saat ini lebih banyak duduk-duduk, padahal biasanya saat akhir pekan pemilik warung makan pada sibuk melayani tamu. "Bukan hanya saya, banyak warung makan lain yang mengeluh juga," kata dia. Dardi melihat bus-bus pariwisata yang biasanya memadati area parkir Pantai Depok, tidak terlihat sejak tiga pekan terakhir.

Kondisi serupa dialami Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Goa Cemara. Wahadi, salah satu pengurus Pokdarwis sekaligus pemilik salah satu warung makan mengaku kunjungan ke Goa Cemara menurun drastis sejak tiga pekan terakhir. Ia tidak merinci jumlah pengunjungnya, namun menurutnya penurunan itu penyebabnya karena gelombang pasang.

Selain gelombang pasang, kata dia, setiap Agustus wisatawan jumlah wisatawan cenderung menurun, "Agustus biasanya masyarakat ada kegiatan masing-masing yang berhubungan dengan peringatan HUT Kemerdekaan," kata Wahadi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online