Peridot Klaten Kembali ke Akar Kopi Setelah Hampir 12 Tahun Berjalan
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
Anak-anak bermain di Taman Menari, Taman Pintar, Jogja./Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, JOGJA--Taman Pintar Jogja menawarkan ruang pertemuan yang bisa dimanfaatkan secara gratis untuk memperluas layanan operasional pada malam hari. Ruang pertemuan berbentuk pendopo itu berada di zona kerajinan.
Kepala Bidang Taman Pintar Dinas Pariwisata (Dispar) Jogja Afia Rosdiana mengatakan masyarakat atau organisasi yang hendak menggelar pertemuan bisa memanfaatkan ruang di pendopo zona kerajinan tersebut. “Pendopo itu mampu menampung belasan orang. Kami siap memfasilitasi sound system sederhana jika harus menggunakan pengeras suara. Tinggal daftar ke bagian humas kapan digunakan," katanya, Minggu (2/9/2018).
Layanan Taman Pintar yang buka hingga malam hari sudah diawali sejak awal Juni 2018 lalu. Ruang edukasi dan bermain anak ini beroperasi hingga pukul 22.00 WIB. Belum seluruh zona beroperasi sampai malam, hanya terbatas pada area playground seperti di zona kerajinan dan kafetaria. Kunjungan saat malam hari masih di bawah 100 orang per hari. Mayoritas memanfaatkan layanan kafetaria.
“Untuk zona di Gedung Oval dan Gedung Kotak masih dikaji karena terkait keberadaan wahana yang membutuhkan perawatan intensif,” katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
Sebanyak 11 calon lurah berstatus petahana gagal mempertahankan jabatannya dalam Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Gunungkidul yang digelar Sabtu (26/9/2026).
Dealer baru Royal Enfield Jogja resmi dibuka di Jalan Laksda Adisucipto. Ada test ride, servis, sparepart asli, hingga ruang komunitas.
Jenazah Taruno Hidayat, korban KMP Virgo, ditemukan di Masalembo dan dimakamkan di Madiun. Adiknya masih dalam pencarian.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
KPK menyita dolar AS, dolar Singapura, dan perhiasan diduga emas saat menggeledah Kanwil BPN Jatim terkait dugaan korupsi.