Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida Dikaji, 32 Anak Divisum
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Ilustrasi ormas./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA- Dari ratusan organisasi masyarakat (Ormas) di DIY hanya 20% ormas yang konsisten memberi laporan ke Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY setiap tahun. Tahun inipun Kesbangpol melakukan validasi ratusan ormas tersebut.
Berdasarkan data Kesbangpol DIY, jumlah ormas yang memiliki surat keterangan terdaftar (SKT) sebanyak 799 ormas. Dari jumlah tersebut, ormas yang SKT nya masih berlaku hingga 2016 hanya 202 ormas. Artinya, banyak ormas yang SKT nya kedaluarsa. Bahkan ditengarai banyak ormas yang beraktivitas di wilayah DIY meskipun belum mendapat SKT Kesbangpol alias ilegal.
Kepala Kesbangpol DIY Agung Supriyono mengatakan, tidak terdaftarnya ormas menyebabkan Kesbangpol DIY juga tidak mengetahui bagaimana aktivitas organisasi tersebut bergerak, berapa cabang yang didirikan dan jumlah anggotanya. Hal itu dikarenakan semua belum tercatat di Kesbangpol.
Untuk mengupdate data seluruh Ormas di DIY, pihaknya akan menyelesaikan proses validadi data ormas tahun ini. Termasuk legalitas yang berlaku dan komposisi kepengurusannya. "Laporannya banyak yang belum laporan jumlahnya antara 10-20 persen," kata Agung Supriyono, Rabu (5/9/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.