Banpol Gunungkidul 2026 Cair Rp1,1 Miliar, PDIP Terbesar
Banpol Gunungkidul 2026 cair Rp1,1 miliar untuk 8 partai. PDIP jadi penerima terbesar berdasarkan suara Pemilu 2024.
Petugas dari UPT Metrologi Bantul sedang melakukan pengecekan terhadap peralatan timbangan yang dimilik pedagang di Pasar Piyungan, Rabu (19/9/2018). /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Metrologi, Dinas Perdagangan Bantul melakukan sidang tera ulang timbangan di Pasar Piyungan, Rabu (19/9/2018). Pengecekan dan perbaikan timbangan dilakukan sebagai upaya menjaga akurasi dalam takaran.
Kepala UPT Metrologi Bantul, Henry Hartanti mengatakan pelaksanaan sidang tera ulang timbangan di Pasar Piyungan berjalan dengan lancar. Puluhan timbangan milik pedagang dilakukan pemeriksaan dan perbaikan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga akurasi takaran dalam penimbangan saat ada proses transaksi jual beli.
“Sebelum diperbaiki, dicek terlebih dahulu apakah timbangan berfungsi normal atau tidak,” kata Hartanti di sela-sela kegiatan sidang tera ulang, Rabu (19/9/2018).
Menurut dia, sidang tera ulang yang dilakukan merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan UPT Metrologi. Sebelum pelaksanaan di Pasar Piyungan, kegiatan ini sudah terselenggara di Pasar Imogiri, Niten dan Bantul.
“Setiap pelaksanaan dilakukan selama tiga hari. Di dalam proses ini, pedagang yang ingin mengecek timbangan akan dilayani oleh petugas yang telah kami persiapkan,” ungkpanya.
Dijelaskan Hartanti, pelaksanaan tera ulang timbangan memiliki banyak manfaat. Selain untuk memastikan timbangan berfungsi dengan normal, juga sebagai cara memberikan perlindungan kepada konsumen, sehingga pada saat ada transaksi jual beli tidak ada yang dirugikan.
“Coba kalau timbangannya tidak akurat, pasti salah satu pihak akan dikecewakan. Jadi dengan proses tera dan perbaikan ini bertujuan mengurangi potensi tersebut,” tutur dia.
Hartanti pun berharap, para pedagang rutin melakukan pengecekan terhadap timangan yang digunakan. Menurut dia, paling baik setiap satu tahun dilakukan pengecekan satu kali.
“Ini penting, apalagi timbangan yang digunakan secara terus menerus lama kelamaan akan rusak. Guna menghindari kerusakan, maka harus rutin dilakukan pengecekan,” katanya lagi.
Kepala Bidang Sarana dan Distribusi Perdagangan, Dinas Perdagangan Bantul Yus Warseno mengatakan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kegiatan tera ulang ke pasar-pasar. Diharapkan dengan sosialiasi ini dapat memberikan pemahaman kepada pedagang tentang pentingnya penggunaan timbangan sesuai standar.
“Kita harapkan pedagang bisa mengerti dan rutin melakukan pengecekan dan perbaikan. Tujuannya agar proses jual beli jauh berjalan dengan baik dan dari praktik-praktik kecurangan yang bisa merugikan konsumen,” katanya beberapa waktu lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Banpol Gunungkidul 2026 cair Rp1,1 miliar untuk 8 partai. PDIP jadi penerima terbesar berdasarkan suara Pemilu 2024.
Studi terbaru ungkap anak lahir musim panas berisiko lebih tinggi terkena flu akibat jadwal vaksin yang tidak optimal.
Kasus DBD di Gunungkidul turun saat kemarau, namun warga tetap diminta waspada karena potensi penularan masih ada.
Maroko menyingkirkan Belanda lewat adu penalti 3-2 setelah bermain imbang 1-1 dan melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 menghadapi Kanada.
Cari city car bekas di bawah Rp100 juta? Honda Brio, Toyota Agya, Honda Jazz, Toyota Yaris, dan lainnya bisa jadi pilihan. Simak tips membeli mobil bekas!
Tiga pasangan resmi menikah dalam nikah bareng di atas moge Harley Davidson di KUA Sewon Bantul.